Jurnal Berita Kesehatan https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK <p>Jurnal Berita Kesehatan (JBK) merupakan bagian dari LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari, Makassar. JBK merupakan wadah publikasi illmiah untuk peneliti, dosen, dan praktisi kesehatan secara umum. JBK pertama kali diterbitkan dengan ISSN <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2356-1068"><strong>2356-1068</strong></a> Volume 1 No. 1 pada tahun 2014 yang menerbitkan jurnal sebanyak dua kali dalam setahun. Awal JBK saat belum bergabungnya dua nama yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan dan Akademi Kebidanan Gunung Sari Makassar. Saat pertama kali, JBK dibawah naungan STIKPER pada tahun 2014 dan beralih menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari pada bulan Agustus 2019. Saat ini artikel yang diterbitkan oleh JBK telah dilakukan telaah bersama teman sejawat yang memiliki keahlian yang relavan.</p> Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari en-US Jurnal Berita Kesehatan 2356-1068 <h1 class="page_title">Hak Cipta dan Lisensi</h1> <div class="page"> <div class="page"> <p>Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.</p> <h3>Penulis menyatakan bahwa:</h3> <ul> <li>kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;</li> <li>naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;</li> <li>naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;</li> <li>publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;</li> <li>naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;</li> </ul> <h2>Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi</h2> <ul> <li>Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.</li> <li>Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.</li> <li>Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).</li> </ul> <h2>Pernyataan Lisensi <em>Creative Commons </em>CC BY 4.0</h2> <h3>Anda diperbolehkan:</h3> <ul> <li><strong>Berbagi</strong> — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;</li> <li><strong>Adaptasi</strong> — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.</li> </ul> <h3>Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.</h3> <ul> <li><strong>Atribusi</strong> — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.</li> <li><strong>Tidak ada pembatasan tambahan</strong> — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.</li> </ul> </div> </div> Hubungan Karakteristik Perawat Dengan Ketepatan Penilaian GCS Pada Pasien Cedera Kepala Di IGD RSUD Labuang Baji Makassar https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/143 <p>Angka mortalitas dan morbiditas cedera kepala mendekati sepertiga kematian pada pasien multitrauma, Kasus cedera kepala memberikan kontribusi sebanyak 52.000 atau 40% dari total jumlah kasus kematian yang disebabkan oleh cedera akut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik perawat dengan ketepatan penilaian GCS pada pasien cedera kepala di IGD RSUD Labuang Baji Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan <em>cross sectional</em>, dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang di ruang IGD RSUD Labuang Baji Makassar. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa usia, tingkat pendidikan dan masa kerja diperoleh nilai p=0.030, p=0.004 dan p=0.000 &lt; α (0.05). Dengan demikian Ha diterima dan Ho di tolak, berarti ada hubungan dengan ketepatan penilaian GCS pada pasien cedera kepala. Sedangkan dari hasil menunjukkan bahwa jenis kelamin diperoleh nilai p=0.358 &gt; α (0.05). Dengan demikian Ho diterima dan Ha di tolak, berarti tidak berhubungan dengan ketepatan penilaian GCS pada pasien cedera kepala. Kesimpulan penelitian terdapat hubungan antara usia, tingkat pendidikan dan masa kerja dengan ketepatan penilaian GCS pada pasien cedera kepala di IGD RSUD Labuang Baji Makassar. Sedangkan dari hasil jenis kelamin tidak ada hubungan dengan ketepatan penilaian GCS pada pasien cedera kepala di IGD RSUD Labuang Baji Makassar, diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai tambahan pengetahuan dan informasi untuk perbaikan kedepannya dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di ruang IGD.</p> Irma Andrianys irma Asriadi Asriadi Copyright (c) 2024 Irma Andrianys irma, Asriadi Asriadi https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2023-12-30 2023-12-30 16 2 61 67 10.58294/jbk.v16i2.143 Analisis Yuridis Dan Etika Atas Penangguhan Pelayanan Pada Rumah Sakit https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/101 <p>Pada penangguhan pelayanan essensial di rumah sakit merupakan tindakan yang diperbolehkan pada saat-saat kondisi darurat dan memerlkan pertimbangan khusus dalam mengambil sebuat keputusan. Namun tindakan ini seringkali menimbulkan aspek hukum dan etika dalam pelayanan dan keselamatan pasien. Oleh karena itu, wawasan hukum dan etika terhadap penanggguhan pelayanan penting di rumah sakit menjadi sangat penting untuk dilakukan. Bahwa pada penangguhan pelayanan essensial di rumah sakit, aspek hukum yang harus diperhatikan adalah hak pasien untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang cukup dan mampu dimana pasien memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kondisi kesehatannya. Keputusan yang diambil untuk menangguhkan pelayanan tersebut harus dilakukan dengan hati-hati dan didasarkan pada pertimbangan risiko dan manfaat. Hal ini perlu dilakukan agar hak-hak pasien untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai dapat tetap terpenuhi dengan baik, serta untuk mencegah dampak negatif yang mungkin ditimbulkan dari penangguhan pelayanan secara signifikan. Dalam pelaksanaan penangguhan pelayanan penting, rumah sakit harus mempertimbangkan keadaan atau kondisi pasien secara individu dan memastikan bahwa penangguhan tersebut tidak merugikan pasien. Hal ini sesuai dengan prinsip hukum yang dikenal sebagai "kepentingan yang diambil adalah kepentingan terbaik bagi pasien", di mana kepentingan pasien harus diutamakan dalam pengambilan suatu keputusan medis. Dalam uraian peraturan perundang-undangan tenaga kesehatan tidak boleh bermain-main dalam memberikan pelayanan karena terikat dengan sumpah dan janji termasuk dengan peraturan yang telah disiapkan oleh pemerintah agar dalam memberikan pelayanan kesehatan benar-benar sungguh-sungguh mengabdikan dirinya dibidang kesehatan dalam melayanai pasien.</p> Nurnaeni Nurnaeni Syamsul Bachri An-Nur Nabila Copyright (c) 2023 Nurnaeni Nurnaeni, Syamsul Bachri, An-Nur Nabila https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2023-12-30 2023-12-30 16 2 108 116 10.58294/jbk.v15i1.101 Daya Terima Puding Kacang Merah dan Kacang Hijau Sebagai Alternatif Makanan Selingan Bagi Remaja Putri https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/139 <p>Anemia masih menjadi salah satu dari banyaknya faktor masalah kekurangan gizi mikro yang terjadi di Negara Indonesia yang belum terselesaikan sampai saat ini. Anemia adalah sebuah kondisi di mana jaringan dalam tubuh mengalami kekurangan oksigen karena menurunnya jumlah eritrosit dan hemoglobin dalam tubuh manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi dan daya terima puding berbahan dasar kacang merah dan kacang hijau yang digunakan sebagai alternatif makanan selingan sumber zat besi bagi remaja putri. Bahan yang digunakan adalah kacang merah, kacang hijau, agar-agar, gula pasir, susu kental manis, air, dan santan. Metode penelitian ini menggunakan analisis Rancangan Acak Lengkap (RAL) non <em>factorial</em> menggunakan tiga formulasi dengan perbandingan kacang merah dan kacang hijau secara berurutan untuk F1= 60%: 40%; F2= 50%: 50%; dan F3= 40%: 60%. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa tidak terdapat pengaruh nyata tehadap setiap perlakuan (<em>p</em><em>-v</em><em>alue </em>&gt;0,05). Kesimpulannya tingkat kesukaan tertinggi secara keseluruhan adalah pada formulasi puding F2.</p> Lilik Sofiatus Solikhah Zefanya Tumewu Rati Oktrin Weiha Doni Ramdhan Putri Mayang Sari Nurjannah Nurjannah Copyright (c) 2024 Lilik Solikhah, Zefanya Tumewu, Rati Oktrin Weiha, Doni Ramdhan, Putri Mayang Sari, Nurjannah Nurjannah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2023-12-30 2023-12-30 16 2 47 53 10.58294/jbk.v16i2.139 Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Rawat Inap Dewasa Di RSP Nawacita Datah Dave https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/136 <p>Peningkatan pelayanan kesehatan merupakan kunci untuk perawat kesehatan berkualitas. beberapa upaya yang dilakukan rumah sakit untuk memberikan pelayanan terbaik antara lain dengan menyediakan sarana dan prasarana kesehatan yang lengakap dan memadai yang dijalankan oleh tenaga medis yang terampil. tenaga kesehatan professional harus memiliki sikap ramah, sopan, penuh simpatik dan caring (ernawati,2020). diketahuinya hubungan perilaku <em>caring </em>perawat dengan tingkat kecemasan pasien rawat inap di rsp nawacita datah dave. jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasi dengan pendekatan <em>cross sectional study. </em>jumlah sampel sebanyak 46 orang, dan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik <em>accidental sampling</em>. hasil penelitian menunjukkan <em>caring </em>perawat terbanyak dengan kategori sedang 24 (52,2%), ringan sebanyak 19 (41,3%) dan paling sedikit pada kategori rendah sebanyak 3 (6,5%). kecemasan terbanyak kategori sedang sebanyak 26 (56,5%), ringan sebanyak 16 orang (34,8%) dan paling sedikit dengan kecemasan berat sebanyak 4 (8,7%). dan hasil <em>uji crosstab gamma </em>di dapatkan nilai <em>p value </em>pada penelitian ini 0.045 &lt;0.05 (p&lt;0.05). ada hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien rawat inap di rsp nawacita datah dave. <em>caring </em>perawat terbanyak dengan kategori sedang, dengan kecemasan terbanyak kategori sedang. maka ada hubungan perilaku caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien rawat inap di rsp nawacita datah dave.</p> Abdullah Abdullah Nurnaeni Nurnaeni Copyright (c) 2024 Abdullah Abdullah, Nurnaeni Nurnaeni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2023-12-30 2023-12-30 16 2 34 39 10.58294/jbk.v16i2.136 Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny “D” Dengan Kehamilan Normal Di Puskesmas Caile Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/127 <p>Asuhan kebidanan komprehensif bukan hanya secara berkesinambungan saja atau dimulai dari kehamilan sampai KB, namun sering terlupa dalam memberikan asuhan secara menyeluruh atau holistic. Dimana yang diharapkan dapat meminimalisir kesehatan ibu dan bayi. Adapun metode pada Laporan Tugas Akhir dengan memberikan asuhan melalui wawancara, observasi pasien di rumah maupun di Puskesmas Caile. Dengan hasil yang didapatkan subjeknya bernama Ny”D” GIIIPIIA0 dengan kehamilan normal Trimester III, dengan melakukan asuhan secara mandiri ataupun dengan kolaborasi yaitu dengan keluhan-keluhan pada masa kehamilan berlangsung normal, persalinan spontan, bayi baru lahir normal, kunjungan nifas dilakukan sebnyak 4 kali, dan kunjungan neonatus dilakukan sebanyak 3 kali berlangsung dengan normal, serta subjek menggunakan KBPP implant, setelah itu didokumentasikan menggunakan SOAP serta menggunakan teori manajemen Asuhan Kebidanan 7 langkah varney. Adapun usia kehamilan dilakukannya Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai dari usia 34 minggu 4 hari, bersalin, BBL, Nifas, Neonatus, dan pelayanan Keluarga Berencana (implant) tanpa ada penyulit ataupun komplikasi yang terjadi. Diharapkan hasil dari penelitian ini bisa bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan pengalaman, secara akan memperluas wawasan dengan menerapkan ilmu yang didapatkan sesuai dengan Asuhan Kebidanan Komprehensif khususnya dalam pelayanan kesehatan di Puskesmas Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.</p> Asmirati Asmirati Tandriasyah Tandriasyah Copyright (c) 2024 Asmirati Asmirati, Tandriasyah Tandriasyah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2023-12-30 2023-12-30 16 2 18 33 10.58294/jbk.v16i2.127 Pengaruh Health Promotion Model (HPM) terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Stunting di Wilayah Kerja Puskemas Somba Opu Kabupaten Gowa https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/149 <p>Pengetahuan dan pemahaman yang kurang tentang kebiasaan makan yang baik, mengakibatkan juga kurangnya pemahaman tentang stunting sehingga dapat menentukan sikap dan perilaku ibu dalam memberikan makanan untuk anaknya, termasuk jenis dan jumlah yang tepat agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Semakin tinggi pengetahuan ibu tentang stunting maka pemilihan makanan semakin baik. Tujuna penelitian ini yaitu agar diketahuinya pengaruh health promotion model terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang stunting di wilayah kerja Puskemas Somba Opu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan <em>Quasy Eksperimen </em>dengan jenis <em>one group pre-test and post-test design</em>. Jumlah populasi sebanyak 45 orang dengan tekhnik <em>purposive sampling</em> yang sebelumnya menggunakan rumus sampel sehingga didapatkan hasil 40 responden. Jenis istrumen penelitian menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah yang menggunakan intervensi dengan leaflet. Hasil uji analisis data menggunakan uji <em>Wilcoxon</em> yang menunjukkan nilai p Value 0,000 &lt; 0,05 artinya ada pengaruh sebelum dan sesudah pemberian health promotion model (HPM) terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Somba Opu. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada Pengaruh pemberian haelth promotion model (HPM) terhadap tingkat pengetahuan ibu dengan stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Somba Opu</p> Sri Wahyuni Bahrum Hilmiah Hilmiah Siti Jawiah Belasa Copyright (c) 2024 Sri Wahyuni Bahrum, Musaidah Musaidah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2023-12-30 2023-12-30 16 2 46 52 10.58294/jbk.v16i2.149 Asuhan Persalinan Kala I Fase Laten dengan Ketuban Pecah Dini : Studi Kasus https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/124 <p>Ketuban Pecah dini merupakan masalah penting pada kasus obstetri, yang dapat menyebabkan infeksi pada ibu dan janin serta dapat meningkatkan angka kesakitan dan kematian pada ibu maupun bayi. Kematian ibu di Indonesia disebabkan oleh infeksi masih cukup tinggi yaitu sebesar 11%. Infeksi yang dialami oleh ibu sebagian besar diakibatkan oleh adanya komplikasi atau penyulit kehamilan dan persalinan, antara lain ketuban pecah dini (45%), infeksi saluran kemih (31%), dan febris (24%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan kebidanan pada persalinan kala I fase laten dengan ketuban pecah dini di RUSD Bangil. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus. Desain yang digunakan adalah observasional lapangan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium. Analisis data diperoleh berdasarkan studi kasus dengan membuat narasi hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, laboratorium dan asuhan kebidanan. Hasil penelitian menunjukkan Ny. R umur 24 tahun, hamil anak pertama, usia kehamilan 40-41 minggu, hasil pemeriksaan dalam pembukaan 2 cm, effacement 50%, ketuban (-), Hogde I, pemeriksaan laboratorium kadar leukosit 16,01 x 10<sup>3</sup>/µL. Asuhan kebidanan yang dilakukan sesuai dengan manajemen kebidanan yaitu melakukan kolabarasi antar profesi pada fasilitas pelayanan kesehatan rujukan untuk memantau kondisi ibu dan janin serta perencanaan proses persalinan. Penerapan manajemen asuhan kebidanan yang tepat sesuai dengan prioritas masalah dapat menurunkan risiko morbiditas dan mortaliltas pada ibu dan bayi.</p> <p>&nbsp;</p> Nur Eva Aristina Khoyin Irma Diana Copyright (c) 2024 Nur Eva Aristina, Khoyin Irma Diana https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2023-12-30 2023-12-30 16 2 1 10 10.58294/jbk.v16i2.124 Daya Terima Dan Kandungan Gizi Dim Sum Berbahan Dasar Ikan Teri Dan Labu Siam Sebagai Makanan Selingan Tinggi Kalsium https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/142 <p>Kalsium merupakan salah satu nutrien esensial yang sangat dibutuhkan untuk berbagai fungsi tubuh diantaranya yaitu pembentukan tulang dan gigi, menunjang perkembangan fungsi motorik agar lebih optimal, dan berkembang dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kandungan gizi dan uji daya terima <em>dim sum</em> yang berbahan dasar ikan teri dan labu siam. Desain penelitian ini yaitu eksperimen dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi <em> dim sum</em> terpilih berdasarkan uji organoleptik terhadap 30 orang panelis yaitu dengan penambahan ikan teri 85 gram dan labu siam 15 gram. <em>Dim sum </em>tersebut mengandung zat gizi per 100 gram yaitu kadar air 51,785%, kadar abu 2,997%, kadar protein 8,002%, kadar lemak 1,207%, kadar karbohidrat 36,009% dan kalsium 14,349%. Oleh karna itu, dapat disimpulkan bahwa <em>dim sum</em> dengan penambahan ikan teri dan labu siam telah memenuhi syarat mutu SNI. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk mengkonsumsi sebanyak 100 gram atau setara dengan 6-7 buah dim sum dengan ukuran kecil dengan penambahan ikan teri dan labu siam agar dapat memenuhi kontribusi dua kali makanan selingan. Saran dalam penelitian ini yaitu diharapkan masyarakat dapat menjadikan produk dimsum ikan teri dan labu siam ini sebagai cemilan yang tinggi kadar kalsium.</p> Irfa Arfiani Nurdiana Nurdiana Masfufah Masfufah Copyright (c) 2024 Irfa Arfiani, Nurdiana Nurdiana, Masfufah Masfufah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2023-12-30 2023-12-30 16 2 54 60 10.58294/jbk.v16i2.142 Pengaruh Pesan Pengingat Melalui Media Sosial Terhadap Kepatuhan Kunjungan Ibu Bayi Balita Di Posyandu Bapangi https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/138 <p>Masa bayi dan balita merupakan periode penting dalam siklus hidup manusia. Karena masalah kesehatan bayi dan balita turut menentukan proses tumbuh kembangnya kelak. Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan bayi dan balita adalah dengan diselenggarakannya Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu. Sehingga sangat diperlukan keaktifan ibu untuk membawa anaknya ke posyandu secara teratur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pesan pengingat melalui media sosial terhadap kepatuhan kunjungan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Bilokka. Desain Penelitian menggunakan Quasi Experiment dengan rancangan two group Pre and Post Test Control Design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang terdaftar dalam posyandu Bapangi bulan Mei 2013 sebanyak 87, sedangkan sampel penelitian ini masing-masing kelompok sebanyak 36 adalah ibu yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik sampling menggunakan probability sampling dengan metode penarikan sampel yaitu simple random sampling. Jumlah masing-masing sampel pada kelompok subjek dihitung berdasarkan rumus slovin dengan Margin of error yang ditetapkan adalah 5% atau 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok eksperimen terdapat Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai &lt;0,001 artinya lebih kecil dari 0,05. Maka dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian pesan pengingat melalui media social terhadap kepatuhan kunjungan ibu bayi balita di posyandu Bapangi.</p> Ummu Kalsum Lina Fitriani Sry Wahyuni Copyright (c) 2024 Ummu Kalsum, Lina Fitriani, Sry Wahyuni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2023-12-30 2023-12-30 16 2 40 46 10.58294/jbk.v16i2.138 Efektifitas Asuhan Keperawatan Keluarga Terhadap Tingkat Kemandirian Keluarga Mengatasi Masalah Kesehatan Keluarga https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/128 <p>Keluarga Merupakan Suatu Unit Terkecil Dari Masyarakat Yang Terdiri Atas Kepala Keluarga Dan Beberapa Orang Yang Berkumpul Dan Tinggal Di Suatu Tempat Di Bawah Satu Atap Dalam Keadaan Saling Bergantungan. Pengaruh Proses Menua Akan Mengancam Kemandirian Dan Kualitas Hidup, Karenanya Peran Keluarga Dibutuhkan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Lansia.Unit Fungsional Terkecil Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Keluarga Adalah Keluarga, Dimana Pertisipasi Anggota Keluarga Dalam Pemberian Asuhan Keperawatan Keluarga Sangat Mempengaruhi Hasil Dari Asuhan Keperawatan Keluarga Lansia Tersebut Metode yang digunakan adalah <em>quasi eksprimen one group pretest-posttest design.</em> Jumlah sampel sebanyak 50 keluarga yang memenuhi kriteria inklusi, dengan teknik pengambilan sampel puposive sampling. Analisa data pada penelitian ini bersifat <em>univariat dan bivariat (uji T dependen).</em> Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan pemberian asuhan keperawatan keluarga terhadap tingkat kemandirian keluarga dalam mengatasi masalah kesehatan keluarga (p value = 0,000). Penting sekali perawat Puskesmas melakukanasuhan keperawatan pada keluarga dalam bentuk kunjungan rumah guna membantu keluarga mengatasi masalah kesehatan yang ada di keluarga sehingga status kesehatan keluarga dapat meningkat.</p> Imelda Appulembang Susi Susanti Sr Anita Sampe Theresia Dema Copyright (c) 2024 Imelda Appulembang, Susi Susanti, Sr Anita Sampe, Theresia Dema https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2023-12-30 2023-12-30 16 2 68 75 10.58294/jbk.v16i2.128 Gambaran Kemampuan Perawat Menginterpretasikan EKG Dalam Mendeteksi Kegawatdaruratan Fungsi Jantung Pasien Di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/126 <p>Early detection of heart disease through the review of electrocardiography (ECG) recordings is one preventive measure a nurse can take to lower the death rate from heart disease, particularly in patients receiving treatment in a hospital. This research aims to describe the ability of nurses to interpret ECGs in detecting emergency heart function in patients. This research used a quantitative method with a descriptive approach. The population in the research was 250 people and the sample was 38 people selected by purposive sampling technique. According to the results of the univariate analysis, 4 respondents (10.4%) were able to interpret an ECG, while 32 respondents (89.6%) were unable to do so. The study concludes that the nurses sampled in this study still have inadequate proficiency in interpreting ECGs. To assist the development of ECG interpretation abilities, nurses are advised to participate in ECG training and seminars.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords</strong>: ECG interpretation, heart function emergencies</p> Nusdin Ahmad Indra Awaluddin Copyright (c) 2024 Nusdin, Ahmad Indra Awaluddin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2023-12-30 2023-12-30 16 2 11 17 10.58294/jbk.v16i2.126