EDUKASI TANDA BAHAYA DAN UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI PADA MASA KEHAMILAN

Authors

  • Rahayu Arum Winarningsih Universitas Muhammadiyah Palopo, Indonesia
  • Natasha Novianty Program Studi S1 Kebidanan, STIKES Gunung Sari, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58294/jpmgs.v4i1.356

Keywords:

Edukasi Kesehatan, Tanda Bahaya Kehamilan, Pencegahan Komplikasi, Angka Kematian Ibu

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia dan sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan dalam mengenali tanda bahaya selama kehamilan serta keterlambatan mendapatkan penanganan medis. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi yang dapat mengancam keselamatan ibu dan janin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil dalam mengenali tanda bahaya kehamilan serta upaya pencegahan komplikasi melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif yang disertai diskusi, tanya jawab, serta pembagian media edukasi berupa leaflet. Kegiatan dilaksanakan di PUSTU Salekoe, Kota Palopo, dengan sasaran 30 ibu hamil. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana sebelum edukasi sebagian besar peserta berada pada kategori pengetahuan kurang, sedangkan setelah edukasi mayoritas peserta berada pada kategori pengetahuan baik. Peserta mampu mengenali tanda bahaya kehamilan seperti perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, penurunan gerak janin, dan tanda infeksi. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan ibu hamil.

References

Asmarani, S. U., Purwati, A. E., & Yulianingsih, A. P. (2024). Edukasi tanda bahaya kehamilan pada kelas ibu hamil Puskesmas Cipaku. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 253–259. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v4i4.384

Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Bloom, S. L., Spong, C. Y., & Dashe, J. S. (2018). Williams Obstetrics (25th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pelayanan Antenatal, Persalinan, Nifas, dan Bayi Baru Lahir. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.

Kolantung, Y., Rompas, S., & Bataha, Y. (2021). Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan antenatal care. Jurnal Keperawatan, 9(1), 1–8.

Mandriwati, G. A., dkk. (2019). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Jakarta: EGC.

Musni, & Fatimah, S. (2022). Peningkatan pengetahuan ibu tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan untuk mencegah komplikasi. Indonesian Journal of Community Dedication, 4(1), 17–21.

Norfitri, R., Zubaidah, & Hayani, R. (2024). Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan antenatal care (ANC). Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat, 12(1), 31–36.

Prawirohardjo, S. (2016). Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

World Health Organization. (2023). Maternal mortality: Fact sheet. Geneva: WHO

Downloads

Published

28-01-2026

How to Cite

Winarningsih, R. A., & Novianty, N. (2026). EDUKASI TANDA BAHAYA DAN UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI PADA MASA KEHAMILAN. Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari, 4(1), 38–44. https://doi.org/10.58294/jpmgs.v4i1.356