Kemampuan Komunikasi Dan Konseling Bidan Dalam Mendukung Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Ibu Hamil Trimester III Melalui Pelatihan Komunikasi Terapeutik
DOI:
https://doi.org/10.58294/jpmgs.v5i3.427Keywords:
ASI Eksklusif, Asuhan Kebidanan, Komunikasi Terapeutik, Konseling Laktasi, Pengabdian MasyarakatAbstract
Komunikasi dan konseling merupakan kompetensi inti yang harus dimiliki bidan dalam memberikan asuhan kebidanan, khususnya dalam mendampingi ibu hamil menghadapi masa persalinan dan menyusui. Rendahnya keterampilan komunikasi terapeutik pada tenaga kesehatan di tingkat pelayanan dasar sering menjadi salah satu penyebab rendahnya cakupan ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan serta kader kesehatan dalam menerapkan komunikasi dan konseling laktasi yang efektif. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu persiapan, penyuluhan, pelatihan simulasi konseling, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang yang terdiri atas bidan desa dan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 62,4 menjadi 86,7 serta peningkatan keterampilan konseling yang dinilai melalui lembar observasi praktik. Peserta juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan konseling menyusui kepada ibu hamil dan ibu nifas. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan komunikasi terapeutik yang terstruktur dapat meningkatkan kompetensi bidan dalam asuhan kebidanan berbasis konseling, sehingga berpotensi mendukung peningkatan cakupan ASI eksklusif di masyarakat.
References
Astuti, R., & Pratiwi, D. (2023). Peningkatan keterampilan komunikasi terapeutik bidan melalui pelatihan konseling laktasi berbasis simulasi. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi, 9(2), 45–53.
Fitriani, L., & Rahmawati, N. (2024). Pengaruh pelatihan konseling laktasi terhadap kepercayaan diri bidan dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 15(1), 12–20.
Hamdiyah, & Ediyono, S. (2026). Providing lactation education in the post-partum period on the success of exclusive breastfeeding: Sistematik literature review. Jurnal Midwifery, 8(1), 31–40. https://doi.org/10.24252/jmw.v8i1.63156
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Pedoman pelayanan antenatal terpadu (Edisi ke-2). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Notoatmodjo, S. (2023). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Rineka Cipta.
Priyanto, A. (2022). Komunikasi dan konseling: Aplikasi dalam sarana pelayanan kesehatan untuk perawat dan bidan. Salemba Medika.
Susanti, A. I., Ali, M., Hernawan, A. H., & Darmawan, F. H. (2022). Penguatan peran bidan dalam memberikan konseling asuhan kebidanan berkelanjutan melalui pelatihan Web Centric Course. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 860–868. https://doi.org/10.33860/pjpm.v3i4.1236
Uripni, C. L., Sujianto, U., & Indrawati, T. (2024). Komunikasi kebidanan. Buku Kedokteran EGC.
World Health Organization. (2023). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. World Health Organization.
Wulandari, S., & Handayani, S. (2022). Komunikasi & konseling dalam praktik kebidanan. Nuha Medika.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Ghita, Nurhidaya Nurhidaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




