Pendampingan Ibu Hamil Terhadap Kekurangan Energi kronik (KEK)

Authors

  • Lili Purnama Sari Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan Nani Hasanuddin
  • Irnawati Irnawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nani Hasanuddin
  • Uliarta Marbun Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nani Hasanuddin
  • Indah Yun Diniaty Rosidi Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

DOI:

https://doi.org/10.58294/jpmgs.v2i2.161

Keywords:

ibu hamil, kekurangan energi kronik

Abstract

Kesehatan ibu menjadi salah satu kunci pokok bagi kesehatan generasi penerusnya, sedangkan kesehatan anak merupakan aset Negara kedepannya. Tingginya AKI terjadi salah satunya karena kekurangan Energi kronik pada masa kehamilan. Ibu hamil merupakan kelompok rawan terhadap masalah kesehatan dan kekurangan gizi. Masalah ini salah satunya adalah Kekurangan Energi Kronis (KEK). KEK pada ibu hamil meningkatkan risiko terjadinya Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), kelahiran prematur, kematian ibu dan bayi. Berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka penanggulangan KEK dalam kehamilan, namun prevalensi kejadiannya masih tinggi, dugaan yang menyebabkan antara lain informasi dan edukasi (KIE) gizi,  kesehatan yang kurang efektif, ketersediaan cadangan besi tubuh. Salah satu upaya yang di lakukan dalam menurunkan masalah gizi pada ibu hamil dengan Pemberian makanan tambahan dimasa kehamilan. Tujuan pengabdian Masyarakat ini untuk Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kekurangan  energi kronis (KEK) , pencegahan dan penanganan kekurangan Energi kronik (KEK). Metode yang di gunakan dengan melakukan penyuluhan. Hasil yang di dapatkan menujukkan hampir semua ibu hamil memahami tentang kekurangan energi kronik (KEK) pada masa kehamilan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini yaitu peserta penyuluhan dapat memahami tentang  kekurangan energi kronik (KEK). Diharapkan dengan adanya penyuluhan ini semua ibu hamil dapat menerapkan apa yang telah di sampaikan dan diajarkan, selanjutnya dengan adanya kegiatan lanjutan dari tenaga Kesehatan khususnya dalam menurukan permasalahan gizi pada masa kehamilan.  

References

A.Ihtirami, (2020). Hubungan Pola Makan Terhadap Kejadian Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar, Tesis Penelitian. UIN Makassar.

Desi Aulia Umami Dan Yatri Hilinti, (2022). Pendampingan Ibu Hamil Dengan Kekurangan Energi

Keronik. Jurnal Salingka Abdimas. Volume 2 (2), (142-145).

Dahniar, Sari LP. 2021. Sosialisasi Imunisasi Teteanus Toxoid Dan Pengolahan Makanan Yang Tepat Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Batua Makassar. JPM, 7(3): 36–40.

Jessie. (2018). Penilaian Status Gizi Pada Ibu Hamil. Jurnal Kendari.

Mardatun. (2015). Hubungan Riwayat Antenatal Care (ANC) Dan Tingkat Konsumsi Fe (Zat Besi) Dan Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) Ibu Hamil Di Provinsi Nusa Tenggara Barat Dan Di Daerah Istimewa Jogjakarta. Pengabdian Sistem Kesehatan.

Muh.Guntur Dan Mira.(2020). Faktor Risiko Kurang Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Cikembar Kabupaten Sukabumi. Jurnal Ilmu Kesehatan. Vol.1 (4) hal. 319-332.

Prameswari, G. M. (2019). Pemberdayaan Keluarga Dalam Pendampingan Ibu Hamil Dengan KEK (Kekurangan Energi Kronis) Di Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban. Poltekkes Kemenkes Surabaya.

RI, K. K. (2021). Laporan Kinerja Kementrian Kesehatan Tahun 2020 . Germas.

Sari, L. P. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Antenatal Care (Anc) Pada Ibu Hamil Di Rumah Sakit Umum Pangkajene Dan Kepulauan.Jurnal Kebidanan Vokasional, 3(1), 58–65.

Soetjiningsih, R G. Tumbuh Kembang Anaki Edisi 2. Jakarta : EGC, 2014.

Downloads

Published

24-05-2024

How to Cite

Purnama Sari, L., Irnawati, I., Marbun, U., & Rosidi, I. Y. D. . (2024). Pendampingan Ibu Hamil Terhadap Kekurangan Energi kronik (KEK). Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari, 2(2). https://doi.org/10.58294/jpmgs.v2i2.161

Issue

Section

Article