https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/issue/feedJurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari2026-09-16T06:33:50+00:00Sri Wahyuni BahrumLppm@stikes.gunungsari.idOpen Journal Systems<p>Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari ini di buat agar memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai kegiatan pengabdian masyarakat yang berguna bagi individu, keluarga, kelompok dalam hal ini yang berhubungan dengan kesehatan.</p>https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/421Edukasi Gizi Seimbang Berbasis Media Kreatif untuk Mendukung Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Pelajar SMP2026-08-26T05:38:01+00:00Abdul Malik Asikinabdul.malik.asikin@unm.ac.idIshak Bachtiarabdul.malik.asikin@unm.ac.idAndi Muhammad Dzulkifliabdul.malik.asikin@unm.ac.idSanrebayu Sanrebayuabdul.malik.asikin@unm.ac.idHikma Iftina Mustaminabdul.malik.asikin@unm.ac.idCindy Fatika Sariabdul.malik.asikin@unm.ac.id<p>Masa remaja merupakan periode penting dalam pertumbuhan yang membutuhkan pemahaman mengenai penerapan gizi seimbang. Edukasi gizi pada pelajar SMP perlu disampaikan melalui media yang menarik dan interaktif agar materi lebih mudah dipahami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa(i) mengenai gizi seimbang melalui media permainan ular tangga serta mendukung pemahaman mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026 di SMP Negeri 21 Makassar dengan sasaran 30 siswa. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas pemaparan materi gizi seimbang dan pengenalan media edukasi, kemudian dilanjutkan dengan permainan ular tangga yang disertai penjelasan mengenai materi gizi seimbang. Evaluasi dilakukan menggunakan <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> dengan membandingkan distribusi kategori pengetahuan sebelum dan setelah kegiatan. Hasil <em>pre-test</em> menunjukkan 5 siswa (17%) berada pada kategori pengetahuan kurang, 11 siswa (37%) pada kategori cukup, dan 14 siswa (46,6%) pada kategori baik. Hasil <em>post-test</em> menunjukkan tidak terdapat siswa pada kategori kurang, 8 siswa (27%) pada kategori cukup, dan 22 siswa (73%) pada kategori baik. Hasil tersebut menunjukkan adanya perubahan positif pada tingkat pengetahuan siswa(i) setelah diberikan edukasi melalui permainan ular tangga. Media permainan ular tangga dapat menjadi alternatif media edukasi yang interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai gizi seimbang dan mendukung pemahaman terhadap penerapan makanan bergizi di lingkungan sekolah.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Abdul Malik Asikin, Ishak Bachtiar, Andi Muhammad Dzulkifly, Sandrebayu Sanrebayu, Hikma Iftina Mustamin, Cindy Fatika Sarihttps://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/432Edukasi Gizi Sehat Untuk Atlet Hoki Kota Makassar Dalam Rangka Persiapan Porprov Tahun 20262026-09-16T06:33:50+00:00Ishak Bachtiarishak.bachtiar@unm.ac.idAbdul Malik Asikinishak.bachtiar@unm.ac.idAndi Muhammad Dzulkifliishak.bachtiar@unm.ac.idMahendri Deayu Putriishak.bachtiar@unm.ac.idAdilah Zakiyah Kartiniishak.bachtiar@unm.ac.idIndah Ayu putiishak.bachtiar@unm.ac.id<p>Atlet hoki merupakan kelompok dengan aktivitas fisik intensitas tinggi yang menuntut kecepatan, kekuatan otot, kelincahan, serta daya tahan yang baik, sehingga membutuhkan dukungan asupan gizi yang optimal untuk menjaga performa, mempercepat pemulihan, dan mencegah cedera. Program latihan yang semakin intensif dan terstruktur. Intensitas latihan yang tinggi akan meningkatkan kebutuhan energi dan zat gizi sehingga diperlukan pengelolaan pola makan yang sesuai dengan jenis latihan, durasi latihan, komposisi tubuh, dan target performa atlet Namun, sebagian atlet hoki Kota Makassar masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai gizi seimbang Kegiatan dilaksanakan pada pada 29 April 2026 dan diikuti oleh 15 atlet hoki FHI Kota Makassar.. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas edukasi gizi secara tatap muka dengan pendekatan ceramah interaktif, menggunakan dua media utama, yaitu presentasi PowerPoint dan buku saku berjudul “Gizi Sehat Atlet Hockey”. Materi edukasi mencakup konsep dasar gizi dan olahraga, peran karbohidrat, protein, dan lemak bagi atlet, pentingnya hidrasi dan elektrolit, pengaturan waktu makan (nutrient timing) sebelum dan sesudah latihan, pola makan harian, kesalahan umum dalam pola makan atlet, serta tips praktis yang dapat diterapkan sehari-hari. . Efektivitas edukasi dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test berupa 10 soal pilihan ganda yang mengukur pemahaman atlet terhadap materi gizi olahraga, dilengkapi dengan observasi kualitatif terhadap keaktifan dan partisipasi peserta selama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test pada sebagian besar aspek yang diujikan, dengan sekitar 10 dari 15 atlet mengalami peningkatan pemahaman. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi gizi melalui kombinasi media PPT dan buku saku efektif meningkatkan pengetahuan atlet mengenai gizi olahraga, meskipun peningkatan tersebut belum merata pada seluruh materi sehingga diperlukan edukasi lanjutan secara berkelanjutan. Pendekatan edukasi yang dilakukan secara interaktif terbukti mampu meningkatkan pengetahuan gizi atlet dan mendorong perubahan perilaku konsumsi yang lebih sehat sehingga berdampak positif terhadap kesiapan fisik dan performa olahraga.</p> <p> </p>2026-09-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 ishak bachtiar, Abdul Malik Asikin, Andi Muhammad Dzulkifli, Mahendri Deayu Putri, Adilah Zakiyah Kartini, Indah Ayu putihttps://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/430PENINGKATAN KAPASITAS KADER DALAM EDUKASI KEBIDANAN HOLISTIK DAN PEMANFAATAN BAHAN ALAMI SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER BAGI IBU HAMIL2026-09-15T12:46:32+00:00Natasha Noviantynatashanovianty1995@gmail.comSri Wahyuni Bahrumswbahrun@gmail.comHijrah Hijrahhijrahijhabakri@gmail.com<p>Ibu hamil merupakan kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan, tidak hanya pada aspek fisik tetapi juga psikologis dan sosial. Kader kesehatan berada pada posisi strategis sebagai ujung tombak pendampingan ibu hamil di tingkat masyarakat, namun kapasitas kader dalam memberikan edukasi kebidanan yang holistik masih terbatas dan umumnya berfokus pada penimbangan serta pencatatan administratif. <strong>Tujuan kegiatan </strong>pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan edukasi kebidanan holistik serta memanfaatkan bahan alami sebagai terapi komplementer yang aman bagi ibu hamil. <strong>Metode pelaksanaan </strong>menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang terdiri atas ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi/praktik langsung (role play), dan pendampingan, dengan media powerpoint, modul saku kader, serta paket bahan alami. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest pengetahuan kader serta lembar observasi keterampilan. <strong>Hasil kegiatan </strong>menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader dari sebagian besar kategori kurang dan cukup pada saat pretest menjadi sebagian besar kategori baik pada saat posttest, yaitu dari 30% menjadi 80%. Kader juga mampu mendemonstrasikan ulang teknik terapi komplementer berbahan alami secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan partisipatif efektif meningkatkan kapasitas kader sebagai mitra bidan dalam pelayanan kebidanan berbasis masyarakat.</p>2026-09-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Natasha Novianty, Sri Wahyuni Bahrum, Hijrah Hijrahhttps://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/427Kemampuan Komunikasi Dan Konseling Bidan Dalam Mendukung Keberhasilan ASI Eksklusif Pada Ibu Hamil Trimester III Melalui Pelatihan Komunikasi Terapeutik2026-09-13T23:36:50+00:00Dwi Ghitadwighita@ikbstfatimah.ac.idNurhidaya Nurhidayadwighita@ikbstfatimah.ac.id<p>Komunikasi dan konseling merupakan kompetensi inti yang harus dimiliki bidan dalam memberikan asuhan kebidanan, khususnya dalam mendampingi ibu hamil menghadapi masa persalinan dan menyusui. Rendahnya keterampilan komunikasi terapeutik pada tenaga kesehatan di tingkat pelayanan dasar sering menjadi salah satu penyebab rendahnya cakupan ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan serta kader kesehatan dalam menerapkan komunikasi dan konseling laktasi yang efektif. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu persiapan, penyuluhan, pelatihan simulasi konseling, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang yang terdiri atas bidan desa dan kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 62,4 menjadi 86,7 serta peningkatan keterampilan konseling yang dinilai melalui lembar observasi praktik. Peserta juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan konseling menyusui kepada ibu hamil dan ibu nifas. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan komunikasi terapeutik yang terstruktur dapat meningkatkan kompetensi bidan dalam asuhan kebidanan berbasis konseling, sehingga berpotensi mendukung peningkatan cakupan ASI eksklusif di masyarakat.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Dwi Ghita, Nurhidaya Nurhidayahttps://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/431SKRINING TEKANAN DARAH SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN STROKE PADA MASYARAKAT DESA KALABENTANG2026-09-15T23:35:42+00:00Normalia Normalianormalia388@gmail.comIrma Andrianysnormalia388@gmail.comNurnainah Nurnainahnormalia388@gmail.comIsmail Ismailnormalia388@gmail.comAsnaeni Palembainormalia388@gmail.comIma Mustika Tri Lestarinormalia388@gmail.comMusaidah Musaidahnormalia388@gmail.comYanti Mustarinnormalia388@gmail.com<p>Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia maupun di Indonesia, dengan hipertensi yang tidak terkontrol sebagai salah satu faktor risiko utamanya. Hipertensi sering disebut sebagai “silent killer” karena umumnya tidak menimbulkan gejala yang jelas sehingga banyak penderita tidak menyadari kondisinya hingga terjadi komplikasi serius. Masyarakat pedesaan seperti Desa Kalabentang memiliki keterbatasan akses terhadap pemeriksaan kesehatan rutin dan rendahnya kesadaran memeriksakan tekanan darah secara berkala. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan deteksi dini hipertensi melalui skrining tekanan darah, meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya hipertensi sebagai faktor risiko stroke, serta mengarahkan masyarakat yang berisiko untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.</p> <p>Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Kalabentang pada tanggal 22 Agustus 2026 dan diikuti oleh 50 peserta usia dewasa dan lansia. Metode pelaksanaan meliputi pendaftaran dan pendataan peserta, skrining tekanan darah menggunakan tensimeter digital, penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi dan pencegahan stroke, sesi diskusi dan tanya jawab, rujukan bagi peserta berisiko ke Puskesmas, serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test.</p> <p>Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 50 peserta, 80% memiliki tekanan darah di atas normal, dengan 52% di antaranya berada pada kategori hipertensi derajat 1 dan derajat 2. Sebanyak 76,9% peserta dengan hipertensi dirujuk ke Puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan, sedangkan sisanya diberikan edukasi pemantauan mandiri. Hasil evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan proporsi peserta berpengetahuan baik dari 26% pada pre-test menjadi 78% pada post-test. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Kalabentang untuk rutin memeriksakan tekanan darah dan menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan stroke.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Normalia Normalia, Irma Andrianys, Nurnainah Nurnainah, Ismail Ismail, Asnaeni Palembai, Ima Mustika Tri Lestari, Musaidah Musaidah, Yanti Mustarinhttps://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/428Pemberdayaan Ibu Hamil Melalui Skrining Faktor Risiko Maternal Dan Klinis Preeklampsia Serta Edukasi Hak Pasien Dalam Pelayanan Kesehatan2026-09-15T11:50:26+00:00Nurnaeni Nurnaenineni2971@gmail.comSyamsul Bachrisyamsulbachriuit@gmail.comAn-Nur Nabilaneni2971@gmail.com<p>Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang dapat meningkatkan risiko kesakitan dan kematian ibu serta janin sehingga diperlukan deteksi dini faktor risiko dan peningkatan pemahaman ibu hamil mengenai hak-haknya dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan ibu hamil melalui skrining faktor risiko maternal dan klinis preeklampsia serta edukasi mengenai hak pasien dalam pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Rawat Jalan Gunung Sari Medical Clinic. Bahan yang digunakan meliputi lembar skrining, kuesioner pengetahuan, alat pemeriksaan tekanan darah, timbangan berat badan, media edukasi, dan alat tulis. Metode pelaksanaan terdiri atas pendataan peserta, pengisian lembar skrining, wawancara riwayat kesehatan dan kehamilan, pemeriksaan tekanan darah serta status gizi, penyampaian edukasi melalui ceramah dan diskusi, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa skrining membantu mengidentifikasi ibu hamil yang memiliki faktor risiko maternal dan klinis preeklampsia sehingga dapat diberikan saran pemeriksaan lanjutan atau rujukan sesuai kebutuhan. Edukasi yang diberikan juga meningkatkan pemahaman peserta mengenai tanda bahaya preeklampsia, pentingnya pemeriksaan antenatal secara teratur, serta hak pasien untuk memperoleh informasi, memberikan persetujuan tindakan medis, mendapatkan pelayanan yang aman, dan menjaga kerahasiaan kondisi kesehatannya. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan skrining dan edukasi merupakan upaya yang bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterlibatan ibu hamil dalam pencegahan serta deteksi dini preeklampsia sekaligus memperkuat pemahaman terhadap hak pasien selama memperoleh pelayanan kesehatan.</p>2026-09-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nurnaeni Nurnaeni, Syamsul Bachri, An-Nur Nabila