Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs <p>Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari ini di buat agar memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai kegiatan pengabdian masyarakat yang berguna bagi individu, keluarga, kelompok dalam hal ini yang berhubungan dengan kesehatan.</p> Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari en-US Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari 3025-2458 <h1 class="page_title">Hak Cipta dan Lisensi</h1> <div class="page"> <div class="page"> <p>Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.</p> <h3>Penulis menyatakan bahwa:</h3> <ul> <li>kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;</li> <li>naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;</li> <li>naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;</li> <li>publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;</li> <li>naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;</li> </ul> <h2>Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi</h2> <ul> <li>Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.</li> <li>Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.</li> <li>Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).</li> </ul> <h2>Pernyataan Lisensi <em>Creative Commons </em>CC BY 4.0</h2> <h3>Anda diperbolehkan:</h3> <ul> <li><strong>Berbagi</strong> — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;</li> <li><strong>Adaptasi</strong> — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.</li> </ul> <h3>Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.</h3> <ul> <li><strong>Atribusi</strong> — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.</li> <li><strong>Tidak ada pembatasan tambahan</strong> — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.</li> </ul> </div> </div> Optimalisasi Peran Kader Kesehatan melalui Pelatihan Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin, dan Sugestif untuk Mendukung ASI Eksklusif Berbasis Komunitas https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/355 <p>Pemberian ASI eksklusif masih menghadapi berbagai tantangan di tingkat komunitas, termasuk keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mendukung ibu menyusui melalui pendekatan nonfarmakologis. Pemberdayaan kader kesehatan menjadi strategi penting untuk meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif melalui penerapan terapi komplementer yang aman dan mudah diaplikasikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan melalui pelatihan stimulasi pijat endorphin, oksitosin, dan sugestif sebagai terapi komplementer berbasis komunitas dalam mendukung keberhasilan ASI eksklusif. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung kepada kader kesehatan, disertai evaluasi menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan serta keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan kader kesehatan dari 15% pada pre-test menjadi 97% pada post-test, serta peningkatan keterampilan dari 5% menjadi 98% setelah pelatihan. Kader kesehatan mampu memahami konsep terapi komplementer dan mempraktikkan teknik stimulasi pijat endorphin, oksitosin, dan sugestif secara benar dan mandiri. Pelatihan ini meningkatkan kesiapan kader dalam mendampingi ibu menyusui di komunitas. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kader kesehatan melalui pelatihan terapi komplementer berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kapasitas kader dan berpotensi mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif.</p> Fadlyatul Fajri Irma Sri Rejeki Harlina Harlina Sitti Hardiyanti Copyright (c) 2026 Irma Sri Rejeki, Fadlyatul Fajri, Halina Harlina, Sitti Hardiyanti https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-31 2026-05-31 5 2 1 9 10.58294/jpmgs.v5i2.355 Edukasi Nutri-Level dan Pangan Fungsional Ubi Ungu sebagai Upaya Preventif Diabetes https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/407 <p>Penyakit Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu tantangan degeneratif global kronis yang manifestasinya dominan terjadi pada usia dewasa, namun akumulasi faktor risikonya telah dimulai sejak usia remaja akibat pola konsumsi tinggi gula. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi preventif diabetes, mengimplementasikan instrumen regulasi industri terbaru berupa peringkat mutu gizi (<em>Nutri-Level</em>), serta mengenalkan pemanfaatan ubi ungu sebagai alternatif pangan fungsional rendah indeks glikemik. Metode intervensi menggunakan rancangan edukasi gizi terstruktur satu kali pertemuan (<em>one-shot education</em>) berdurasi 45 menit yang diintegrasikan dengan demonstrasi formulasi praktis olahan ubi ungu. Responden pengabdian masyarakat melibatkan 43 responden siswa kelas 11 dan 12 Madrasah Aliyah (MA) Al Hidayah, Jenu, Kabupaten Tuban. Pengumpulan data primer dilakukan menggunakan lembar instrumen evaluasi objektif pilihan ganda yang telah divalidasi, dilanjutkan dengan teknik analisis deskriptif persentase untuk membandingkan proporsi tingkat pengetahuan sebelum (<em>pre-test</em>) dan sesudah (<em>post-test</em>) intervensi. Hasil analisis data menunjukkan fenomena unik di mana proporsi tingkat pengetahuan responden konstan dan tidak mengalami perubahan antara <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>, yaitu tetap bertahan pada angka 70% kategori paham dan 30% kategori tidak paham. Kestabilan kelompok mayoritas (70%) mengindikasikan terjadinya <em>ceiling effect</em> akibat paparan informasi awal yang optimal dari kurikulum sekolah dan media digital, sedangkan kelompok 30% mencerminkan hambatan <em>cognitive overload</em> terhadap istilah teknis baru. Kesimpulan dari pengabdian ini membuktikan bahwa untuk mengoptimalkan literasi gizi aplikatif, model sosialisasi temporer satu arah ke depan harus ditransformasikan menjadi program pendampingan kelembagaan sekolah yang berkelanjutan berbasis media edukasi digital interaktif.</p> Tysa Runingsari Dian Ayu Ainun Nafies Intan Dewi Karnia Putri Luna Sari Salsabila Putri Ramadhani Siti Fatimah Sya’baniyah Lailatul Falikhah Copyright (c) 2026 Tysa Runingsari, Dian Ayu Ainun Nafies, Intan Dewi Karnia Putri, Luna Sari, Salsabila Putri Ramadhani, Siti Fatimah, Sya’baniyah Lailatul Falikhah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-31 2026-05-31 5 2 31 45 10.58294/jpmgs.v5i2.407 Pendampingan Penggunaan Melaleuca cajuputi dan Allium cepa sebagai Terapi Komplementer dalam Penanganan Demam pada Anak https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/404 <p>Kesehatan ibu dan anak merupakan indikator utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Permasalahan kesehatan ibu dan anak masih banyak dijumpai, terutama yang berkaitan dengan rendahnya pengetahuan ibu mengenai kehamilan, persalinan, masa nifas, menyusui, serta perawatan bayi dan balita. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tersebut adalah melalui edukasi kesehatan yang inovatif dan mudah diakses. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang kesehatan ibu dan anak melalui edukasi berbasis e-book. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Lurah Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba dengan jumlah responden sebanyak 27 orang yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu yang memiliki balita. Metode pelaksanaan meliputi penyusunan e-book kesehatan ibu dan anak, penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait kesehatan ibu dan anak, khususnya mengenai tanda bahaya kehamilan, pemeriksaan antenatal, pemberian ASI eksklusif, serta perawatan bayi dan balita. Edukasi kesehatan berbasis e-book dinilai efektif karena mudah diakses, praktis, dan dapat digunakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan literasi kesehatan ibu dan anak di masyarakat.</p> Ekayanti Ekayanti Jusmawati Jusmawati Ade Sriwahyuningsih Copyright (c) 2026 Ekayanti Ekayanti, Jusmawati Jusmawati, Ade Sriwahyuningsih https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-31 2026-05-31 5 2 10 21 10.58294/jpmgs.v5i2.404 Peningkatan Pengetahuan Lansia Hipertensi Melalui Penyuluhan Gizi Dengan Video Pembuatan Torade (Tongkol Rolade) Sebagai Camilan Sehat Di Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/406 <p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami lansia dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung. Tingginya prevalensi hipertensi menunjukkan perlunya upaya promotif dan preventif melalui edukasi gizi dan penerapan pola makan sehat. Salah satu inovasi pangan sehat yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat adalah TORADE (Tongkol Rolade) sebagai camilan sehat berbahan dasar ikan tongkol. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pencegahan hipertensi melalui edukasi gizi dan pemaparan video pembuatan TORADE.</p> <p>Kegiatan dilaksanakan di Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, dan diikuti oleh 42 peserta lansia. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan gizi menggunakan metode ceramah dan diskusi interaktif, pemaparan video pembuatan TORADE, serta pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran indeks massa tubuh (IMT), lingkar perut, dan tekanan darah. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Materi yang diberikan meliputi pengertian hipertensi, faktor risiko, pencegahan hipertensi, dan pemanfaatan TORADE sebagai camilan sehat bagi lansia.</p> <p>Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 86,09 pada pre-test menjadi 98,26 pada post-test. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Penggunaan media video membantu peserta memahami proses pembuatan TORADE dengan lebih mudah dan menarik. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penerapan pola makan sehat sebagai upaya pengendalian hipertensi pada lansia.</p> Dian Ayu Ainun Nafies Tysa Runingsari Eva Mufidatul Lutfiyah Ihda Wulan Maulidia Naily Dwi Rahmah Putri Nazwa Khaila Ramadhani Putri Ayu Wahyuni Rena Qurrotul Aini Copyright (c) 2026 Dian Ayu Ainun Nafies, Tysa Runingsari, Eva Mufidatul Lutfiyah, Ihda Wulan Maulidia, Naily Dwi Rahmah Putri, Nazwa Khaila Ramadhani, Putri Ayu Wahyuni, Rena Qurrotul Aini https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-05-31 2026-05-31 5 2 22 30 10.58294/jpmgs.v5i2.406