Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs <p>Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari ini di buat agar memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai kegiatan pengabdian masyarakat yang berguna bagi individu, keluarga, kelompok dalam hal ini yang berhubungan dengan kesehatan.</p> en-US <h1 class="page_title">Hak Cipta dan Lisensi</h1> <div class="page"> <div class="page"> <p>Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.</p> <h3>Penulis menyatakan bahwa:</h3> <ul> <li>kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;</li> <li>naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;</li> <li>naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;</li> <li>publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;</li> <li>naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;</li> </ul> <h2>Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi</h2> <ul> <li>Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.</li> <li>Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.</li> <li>Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).</li> </ul> <h2>Pernyataan Lisensi <em>Creative Commons </em>CC BY 4.0</h2> <h3>Anda diperbolehkan:</h3> <ul> <li><strong>Berbagi</strong> — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;</li> <li><strong>Adaptasi</strong> — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.</li> </ul> <h3>Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.</h3> <ul> <li><strong>Atribusi</strong> — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.</li> <li><strong>Tidak ada pembatasan tambahan</strong> — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.</li> </ul> </div> </div> Lppm@stikes.gunungsari.id (Sri Wahyuni Bahrum) swbahrun@gmail.com (Sri Wahyuni Bahrum) Tue, 30 Jan 2024 21:37:47 +0000 OJS 3.3.0.3 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Penyuluhan Gizi Untuk Pengendalian Diabetes Melitus Dan Hipertensi Pada Kelompok Lanjut Usia https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/144 <p>Pada umumnya, penyakit yang dialami lansia merupakan penyakit yang tidak menular, bersifat degeneratif, atau disebabkan oleh faktor usia, Salah satu penyakit tidak menular yang banyak dikeluhkan dan diderita lansia adalah Diabetes Melitus dan Hipertensi. pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meluncurkan sebuah program penanganan penyakit tidak menular utamanya DM dan HT melalui program kegiatan kelompok prolanis di fasilitas kesehatan tingkat pertama, agenda kegiatan berupa senam, edukasi/penyuluhan, pemeriksaan tanda-tanda vital, pemeriksaan dokter, dan pemberian obat. Tujuan Penyuluhan tentang gizi lansia yang berkaitan dengan penyakit DM dan HT melalui program kegiatan kelompok merupakan salah satu upaya untuk memberikan edukasi kepada penderita DM dan HT untuk tetap menjaga dan mengontrol kadar gula darah dan tekanan darahnya melalui makanan yang dikonsumsi. Metode penyuluhan dengan ceramah interaktif, Tanya jawab, dan diskusi dengan powerpoint dan leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan peserta lebih memahami pola makan dan jenis makanan yang sesuai dengan penderita DM dan HT di kalangan lansia.</p> Ummu Kalsum, Sry Wahyuni Copyright (c) 2024 Ummu Kalsum, Sry Wahyuni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/144 Tue, 30 Jan 2024 00:00:00 +0000 Penyuluahn Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Pada Siswa Upt Sd Negeri 91 Soreyang https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/155 <p>PHBS merupakan singkatan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yaitu sekumpulan perilaku yang dipraktekan atas dasar kesadaran sebagai Upaya agar dirinya sehat dan aktif membantu Kesehatan lingkungan sekitarnya. PBHS pada usia dini sangat baik untuk mendidik dan menambahkan kesadaran akan pentingnya kebersihan sebagai Upaya menjaga Kesehatan diri dan lingkungan. PKM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang PHBS kepada anak sekolah dalam hal ini siswa-siswi UPT SD NEGERI 91 Soreyang sehingga dapat mempraktekannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan dilakukan dengan penyuluhan menggunakan in-focus, note book dan beberapa alat peraga. Penyuluhan PHBS pada anak sekolah berjalan lancer, semua peserta Siswa-Siswi UPT SD NEGERI 91 Soreyang mengikuti kegiatan PKM ini.</p> Siti Badria Asikin, Ima Mustika Tri Lestari Copyright (c) 2024 Siti Badria Asikin, Ima Mustika Tri Lestari https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/155 Tue, 30 Jan 2024 00:00:00 +0000 Edukasi Pendidikan Tanda Bahaya Dan Komplikasi Masa Nifas https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/150 <p>Masa nifas adalah masa setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan Kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas berlangsung selama kira-kira 6 minggu. Periode masa nifas (puerperium) adalah periode waktu selama 6-8 minggu setelah persalinan. Periode pasca partum adalah masa dari kelahiran plasenta dan selaput janin (menandakan akhir periode intrapartum) hingga kembalinya traktus reproduksi wanita pada kondisi tidak hamil. Komplikasi masa nifas adalah keadaan abnormal pada masa nifas yang disebabkan oleh masuknya kumankuman ke dalam alat genetalia pada waktu persalinan dan nifas serta tanda perdarahan,eklamsia,infeksi, ganguan BAK serta Post Partum Blues. Berdasarkan data yang telah diperoleh RSUD Syekh Yusuf Gowa, terdapat 17 ibu nifas ,setelah dilakakukan wawancara hanya 1 ibu yang mengerti dan tahu tanda bahaya nifas, sedangkan 16 ibu sama sekali tidak mengetahui dan tidak pernah mendapatkan informasi dari tenaga kesehatan tentang tanda bahaya nifas metode yang dilakukan dalam pengabmas ini adalah memberikan penyuluhan di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Setelah diberikan penyuluhan seluruh ibu nifas mengerti akan tanda bahaya nifas.</p> Irma Sri Rejeki, Fadlyatul Fajri Copyright (c) 2024 Irma Sri Rejeki, Fadlyatul Fajri https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/150 Wed, 31 Jan 2024 00:00:00 +0000 Health Promotion Model (HPM) tentang Upaya Pencegahan Stunting berbasis media di Wilayah Kerja Puskemas Somba Opu Kabupaten Gowa https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/154 <p>Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Pengabdian masyarakat ini&nbsp; dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Somba Opu Kaupaten Gowa. Metode pelaksanaan dengan cara memberikan kuesioner pengetahuan pada ibu sebelum dilakukan healt promotion model (HPM), selanjutnya melakukan pengukuran kedua setelah dilakukan healt promotion model (HPM). Memberikan edukasi kepada ibu dengan menggunakan media cetak berupa leaflet untuk memberikan informasi serta cara pencegahan stunting melalui perbaikan gizi .Jumlah ibu yang ikut serta dalam kegiatan ini sebanyak 40 orang. healt promotion model (HPM) menggunakan leaflet dapat dimengerti oleh ibu sebagai upaya pencegahan stunting, diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan ibu, sehingga akan membantu penurunan angka stunting.</p> Hilmiah Hilmiah, Sri Wahyuni Bahrum Copyright (c) 2024 Hilmiah Hilmiah, Sri Wahyuni Bahrum https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/jpmgs/article/view/154 Tue, 30 Jan 2024 00:00:00 +0000