Hubungan Cara Perawatan Tali Pusat Dengan Lamanya Waktu Pelepasan Tali Pusat

Authors

  • Anjelina Puspita Sari Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Musi Charitas,Indonesia
  • Titin Dewi Sartika Silaban Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Musi Charitas,Indonesia
  • Romlah Romlah Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Katolik Musi Charitas,Indonesia

Keywords:

Metode perawatan tali pusat, waktu pelepasan, metode tertutup

Abstract

Perawatan tali pusat yang dibiarkan terbuka tanpa kasa kering atau antiseptik lainnya lebih efektif. Pelepasan tali pusat dengan bantuan udara mempercepat puputnya. Infeksi tali pusat adalah penyebab utama rasa sakit dan kematian di banyak negara, terhitung 15% dari semua kematian bayi baru lahir di seluruh dunia pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengobatan tali pusat dengan lamanya waktu tali pusat dilepaskan. Metode: Jenis penelitian menggunakan analitik observasional menggunakan desain penampang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2025, dengan sampel 50 responden. subjek penelitian. Subjek penelitian dibedakan menjadi dua kelompok yaitu BBL yang dilakukan perawatan tali pusat metode terbuka, dan BBL yang dilakukan perawatan tali pusat metode tertutup.  Teknik analisis menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan uji Chi-Square didapatkan P-value 0,003 lebih kecil dari 0,05, maka ada hubungan signifikan antara cara perawatan tali pusat dengan lamanya waktu pelepasan tali pusat. Kesimpulannya, semakin cepat pelepasan tali pusat, risiko infeksi pada tali pusat juga akan menurun.

References

Azizah, A. et al. (2021). Literature Review Corner Care Relationship With A Long Delivery Of. Proceeding International Conference on Health Science, 1, 680–687.

Budiarti, I., Rohaya, R., & Silaban, T. D. S. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 195-202.

Diana, et. a. (2019). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir. CV OASE Group.

Dinas Kesehatan Kota Palembang. (2018). Profil Kesehatan Kota Palembang. Dinkes Kota Palembang.

Fauziah, Khariza. Sunarti, Sri, Tunggal, Ninig. Pratiwi, K. (2023). Perawatan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir di Praktik Mandiri Bidan Tutik Purwani Sleman Tahun 2022. Jurnal Midwifery, 5(2), 80–85. https://doi.org/10.24252/jmw.v5i2.39770

Fitri AR; Lang CPZ; Framitasari D; Ratnasari F; Ringgo FMS; Hadiansyah H; Sumapraja K. (2014). Hubungan Ukuran Lingkar Lengan Atas Ibu Hamil dengan Risiko Kejadian Persalinan Preterm di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur The Correlation of Mid Upper Arm Circumference with A Risk of Preterm Labor in. EJournal Kedokteran Indonesia, 2(1), 29–32.

Herman, H. (2021). Differences in the delivery of the corner in a baby who was bathed in warm water with a baby whipped in a wet tool at batara siang hospital of Pangkep District. International Journal for Educational and Vocational Studies, 3(4), 293–296. https://doi.org/10.29103/ijevs.v3i4.5902

Julianti, J. et al. (2022). The Relationship Between Mothers’ Umbilical Cord Care and The Time of Umbilical Cord Detachment among Infants at Pidie Health Center, Pidie District. Proceedings of International Conference on Multidiciplinary Research, 4(1), 235–239. https://doi.org/10.32672/pic-mr.v4i1.3775

Kemenkes. (2023). Profil Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan RI.

Lubis, R. et al. (2022). The A Traditional Method for Umbilical Cord Care using “Campuh” (Turmeric and Betel Leaf) in Banten Province, Indonesia. Asian Community Health Nursing Research, 4(2), 17–24. https://doi.org/10.29253/achnr.2022.41790

Nurul Hidayah Bohari, D. (2023). Asuhan Kebidanan Persalinan dan Bayi Baru Lahir.

Rahmaini Fitri Harahap et al. (2022). The Effectiveness Of Umbilical Cord Care With Topical Breast Milk On The Length Of Umbilical Cord Detachment In Newborns At The Yusniar Clinic Pangkalan Berandan In 2022. Science Midwifery, 10(5), 3910–3916. https://doi.org/10.35335/midwifery.v10i5.942

Ratnasari, F. et al. (2022). Effectiveness of Releasing the Umbilical Cord Using Dry Gauze and the Open Technique: A Review. Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences, 18(8), 291–294.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, Dan R&D. Alfabeta.

Sumsel, D. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan.

Trijayanti, W. R. et al. (2020). Perbedaan Perawatan Tali Pusat Tertutup Dan Terbuka Terhadap Lama Pelepasan Tali Pusat Di Puskesmas Srondol Dan Puskesmas Ngesrep Kota Semarang. Midwifery Care Journal, 1(2), 13–23. https://doi.org/10.52235/lp.v4i1.210

Vini, Y. (2024). Konsep Dasar Teori Kehamilan,Persalinan,Bayi Baru Lahir,Nifas Dan Keluarga Berencana.

WHO. (2024). Newborn Mortality. 14 Maret 2025

Downloads

Published

05-07-2025

How to Cite

Sari, A. P. ., Silaban, T. D. S. ., & Romlah, R. (2025). Hubungan Cara Perawatan Tali Pusat Dengan Lamanya Waktu Pelepasan Tali Pusat. Jurnal Berita Kesehatan, 18(1), 131–136. Retrieved from https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/261

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.