Evaluasi Pelaksanaan Inspeksi Rumah Sehat Dalam Penanggulangan Tuberculosis (TBC) Di Puskesmas Borong Kabupaten Manggarai Timur
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v18i2.307Keywords:
Evaluasi, Inspeksi Kesehatan Rumah, TuberkulosisAbstract
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosisi dan masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional. Penyakit Tuberkulosis sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, seperti ventilasi udara, pencahayaan, kepadatan hunian, sanitasi, dan kebersihan rumah. Oleh karena itu, strategi penanggulangan TBC tidak hanya dilakukan secara medis, tetapi juga melalui intervensi kesehatan lingkungan yang bertujuan untuk mengurangi risiko penularan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan inspeksi rumah sehat dalam penanggulangan Tuberkulosis di Puskesmas Borong, Kabupaten Manggarai Timur.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dipilih secara purposive sampling yang terdiri atas petugas kesehatan lingkungan, kepala Puskesmas serta tenaga kesehatan terkait. Analisa data dengan CIPP menggunakan model interaktif melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan kasus TBC di wilayah kerja Puskesmas Borong masih fluktuatif dan cukup tinggi. Dukungan sumber daya manusia dinilai cukup memadai, namun pelatihan teknis khusus inspeksi rumah sehat bagi tenaga kesehatan lingkungan masih terbatas. Sarana dan prasarana sudah tersedia, tetapi belum lengkap, dan pendanaan belum dialokasikan secara khusus. Pelaksanaan inspeksi telah dilakukan secara rutin, meskipun frekuensinya masih rendah dan tindak lanjut hasil inspeksi belum optimal. Perbaikan yang di sarankan meliputi peningkatan kapasitas melalui pelatihan teknis, peningkatan frekuensi pelaksanaan kegiatan inspeksi, penyediaan pendanaan khusus, serta penguatan koordinasi lintas sektor.
References
Aep Nurul Hidayah. (2018). Sistem Pembiayaan Kesehatan. Magna Medica: Berkala Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 2(4), 57. https://doi.org/10.26714/magnamed.2.4.2018.57-70
Afrina, Y. (2023). Faktor lingkungan dengan kejadian tuberculosis paru. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 15(1), 1–21.
Damayanti, E. (2023). Identifikasi Bakteri Tahan Asam pada Sampel Sputum Menggunakan Metode Pewarnaan Kinyoun Gabbet Identification of acid-fast bacteria in sputum samples using the kinyoun gabbet staining method. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(1), 294–298. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i1.1181
Fadhilah, N., Ifa Nofalia, Ro’isah, Enny Virda Yuniarti, Nunuk Sri Purwanti, & Yuly Abdi Zainurridha. (2025). Revolusi Kesehatan Global: “Strategi Inovatif Dan Intervensi Holistik Untuk Eliminasi Tuberkulosis.” https://repository.nuansafajarcemerlang.com/publications/591656/revolusi-kesehatan-global-strategi-inovatif-dan-intervensi-holistik-untuk-elimin
Gilson, L., & Dlamini, J. (2019). Health policy and systems research: A global perspective. The Lancet Global Health , 7 (1), e10–e11. 7, 2019.
Green, L. (2019). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach . McGraw-Hill Education. 2019.
Kementerian Kesehatan, 2025. (2025). Surat Edaran Nomor : HK.02.02/C/348/2025 Tentang Arahan Strategis Program Penanggulang Tuberkulosis (TBC) Dalam Ranka Pencapaian Program Hasil Terbaik Cepat Tahun 2025. 1–8.
Manalu, H., Sunarsih, E., & Misnaniarti. (2023). Keberhasilan Pelaksanaan Penanggulangan Tuberculosis Di Indonesia. Jurnal Kesehatan, 14(1), 29–034. http://ejurnal.stikesprimanusantara.ac.id/
Muhammad Riza, M. Sutaja. (2024). Integrasi Teori Behavioral Dalam Edukasi Kesehatan Untuk Perubahan Prilaku Pada Sekolah Tinggi Kesehatan Mataram.
Putri, S. N., Novrikasari, N., & Zulkarnain, M. (2021). Evaluasi Pelaksanaan Program TBC MDR di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(2), 529. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i2.1301
Rizki, I. L. M. Z. (2024). Literature review: faktor risiko lingkungan kejadian tuberkulosis. Journal of Public Health Innovation, 4(02), 476–483. https://doi.org/10.34305/jphi.v4i02.1097
Siregar, I. R., Ginting, M., & Pane, H. F. (2021). Gambaran Basil Tahan Asam Pada Penderita Tuberkulosis Paru. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 16(1), 65–71. https://doi.org/10.36911/pannmed.v16i1.985
Suiz, A. M. D., Hadipranoto, I., Afriansya, R., & Rosidah, U. (2024). Pengaruh Penambahan Amonium Klorida Pada Pemeriksaan Ziehl Neelsen Terhadap Jumlah Basil Tahan Asam. Jurnal Medika, 9(2), 44–50. https://doi.org/10.53861/jmed.v9i2.473
Supriyanto, B. (2020). Monitoring dan Evaluasi Program Kesehatan Lingkungan . Surabaya: Airlangga University Press. 2020.
WHO. (2023). Global Tuberkulosis report 2023. In January: Vol. t/malaria/ (Issue March).
WHO. (2021). Global Tuberculosis Report 2021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 fransiska blaang, Irfany Rupiwardani, Misbahul Subhi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






