Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Pencegahan Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur Di Wilayah Kerja Puskesmas Setulang
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v19i1.396Keywords:
Pengetahuan, Sikap, Perilaku Pencegahan, Kanker Serviks, Wanita Usia SuburAbstract
Latar Belakang: Kanker serviks merupakan kanker keempat tersering pada perempuan di seluruh dunia. Di Puskesmas Setulang terdapat 2 kasus Wanita Usia Subur (WUS) yang positif kanker serviks, dengan 1 orang meninggal dunia. Masih banyak WUS di wilayah tersebut yang tidak mengetahui tentang kanker serviks dan tidak mau memeriksakan diri karena merasa tidak ada keluhan. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap WUS tentang kanker serviks dengan perilaku pencegahan kanker serviks di wilayah kerja Puskesmas Setulang. Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah WUS yang sudah menikah usia 30–49 tahun di wilayah kerja Puskesmas Setulang. Teknik sampling Proportionate Stratified Random Sampling menghasilkan 144 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Mayoritas pengetahuan WUS cukup (72 responden, 50%), sikap mayoritas positif (104 responden, 72,2%), dan perilaku pencegahan mayoritas baik (109 responden, 75,7%). Terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dan perilaku pencegahan kanker serviks (p = 0,005), serta antara sikap dan perilaku pencegahan kanker serviks (p = 0,001). Kesimpulan: Perilaku pencegahan kanker serviks dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap WUS. Diharapkan WUS lebih proaktif dalam mencari informasi tentang pentingnya pencegahan kanker serviks.
References
Ahmad. (2020). Perilaku pencegahan kanker serviks. Jakarta: Peril Media Sains Indonesia.
Ardhiyanti, Y., & Megasari, K. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA di Puskesmas Rumbai Kota Pekanbaru. Jurnal Kebidanan, 3, 124–137.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara. (2024). Data positif kanker serviks Provinsi Kalimantan Utara. Tanjung Selor: Dinkes Kaltara.
Hotimah, K., & Kristiana, E. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap pasangan usia subur (PUS) dengan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA test) di Puskesmas Darul Azhar tahun 2024. Jurnal Kesehatan, 2(1), 185–195.
Jaya, P. K. (2025). Kanker serviks: Epidemiologi dan pencegahan. Jurnal Kesehatan Malahayati, 12(2), 230–238.
Kemenkes RI. (2024). Data kanker serviks Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Karmila. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang kanker serviks terhadap kejadian kanker serviks di Rumah Sakit Umum Pindad Bandung. Jurnal Kesehatan.
Madiana, S. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi WUS dalam tindakan IVA di Puskesmas Glugur Darat. Jurnal Kesehatan, 7(2), 1309–1321.
Meta Nurbaiti. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA test. Jurnal Stikes Aisyiyah Palembang, 9(2).
Notoatmodjo, S. (2020). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Pertiwi, N. M. D., & Nursanti, I. (2020). Hubungan pengetahuan terhadap perilaku wanita usia subur (WUS) dalam upaya pencegahan kanker serviks di RW 02 Kelurahan Aren Jaya Bekasi Timur tahun 2020. Jurnal Kesehatan.
Puspidawanti, P., Mardhia, M., & Armyanti, I. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap wanita usia subur terhadap pencegahan kanker serviks di Kecamatan Singkawang Barat Kota Singkawang. Mutiara: Multidisciplinary Scientific Journal, 1(7), 323–331. https://doi.org/10.57185/mutiara.v1i8.54
Renata, D. S., & Damayanti, R. (2024). Hubungan dukungan suami dengan perilaku inspeksi visual asetat (IVA) pada wanita usia subur: Literature review. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 16(2), 485–494.
Sagita. (2020). Faktor yang mempengaruhi WUS dalam pemeriksaan deteksi dini kanker serviks metode IVA. Jurnal Maternitas Aisyah, 1(1), 9–14.
Sari, Y. N., & Dewi, V. K. (2025). Hubungan pengetahuan dan tingkat pendidikan WUS dengan pemeriksaan IVA di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin tahun 2024. Jurnal Kesehatan, 1(8), 1245–1254.
Simanullang, R. H., Ilyas, S., & Hutahaean, S. (2020). Cegah dini kanker serviks. Guepedia.
Sinambela. (2022). Kanker serviks: Pengetahuan ibu muda usia 20–30 tahun. Jakarta: Yayasan Kita Menulis.
Siregar, M., Panggabean, H. W., & Simbolon, J. L. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemeriksaan IVA test pada wanita usia subur. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup, 6(1), 32–48.
Situmorang, K., Hanim, H., Christie, M., & Habeahan, N. (2025). Hubungan pengetahuan dan sikap wanita usia subur dengan minat melakukan IVA test di wilayah kerja Puskesmas Mensiku Kecamatan Binjai Hulu Kabupaten Sintang. Jurnal Kebidanan, 3.
Sudani. (2024). Hubungan sikap wanita usia subur dengan perilaku pencegahan kanker serviks. Jurnal Kesehatan.
Susilawati, A., Hardiana, H., & Hayatullah, M. M. (2024). Hubungan peran bidan, dukungan keluarga, paparan media dan sikap wanita usia subur dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA. SIMFISIS: Jurnal Kebidanan Indonesia, 4(1), 786–796.
World Health Organization. (2024). Cervical cancer. Geneva: WHO. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cervical-cancer
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Murniyati Murniyati, Suci Tripertiwi, Hestri Norhapifah, Eka Frenty Hadiningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






