Pemberian Penyuluhan Stunting Sebagai Sarana Untuk Memiminimalisisr Tingginya Angka Stunting
presenting stunting counseling as a means to minimize the high rate of stunting in the village of Bonto Matene, Maros Regency
DOI:
https://doi.org/10.58294/jpmgs.v1i1.107Keywords:
Stunting, Penyuluhan Gizi BalitaAbstract
Kejadian balita stunting dapat diputus mata rantainya sejak janin dalam kandungan dengan cara melakukan pemenuhan kebutuhan zat gizi bagi ibu hamil, Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulai dari kehamilan sampai pada usia 24 bulan. Stunting menjadi permasalahan karena berhubungan dengan meningkatnya resiko terjadinya kesakitan, kematian, melambatnya proses perkembangan motorik dan menghambat proses pertumbuhan mental penderita. Berdasarkan data yang ada permasalahan stunting di desa Bonto Matene masih tergolong tinggi. Hal tersebut disebabkan karena masyarakat masih kurang mengutamakan makanan yang mengandung nutrisi, kurangnya penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dan kurangnya pemahaman tentang stunting. Solusi yang dapat kami tawarkan untuk permasalahan tersebut yakni dengan melaksanakan penyuluhan mengenai stunting dengan beberapa metode yaitu pelaksanaan penyuluhan di dirumah warga melibatkan sebanyak 63 peserta ibu yang memiliki balita. Dengan dilaksanakannya penyuluhan stunting dengan metode yang berbeda ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Bonto Matene mengenai apa itu stunting, penyebab stunting, bahaya stunting untuk jangka panjang serta cara menanggulangi dampak dari stunting sehingga dengan begitu dapat meminimalisir terjadinya stunting pada anak.
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Situasi Balita Pendek di Indonesia.
Pusat Data Dan Informasi https://pusdatin.kemkes.go.id/article/view/18102500001/situasi-balita-pendek-di- indonesia.html
Mitra. (2015). Permasalahan Anak Pendek (Stunting) dan Intervensi untuk Mencegah Terjadinya Stunting (Suatu Kajian Kepustakaan) Stunting Problems and Interventions to Prevent Stunting (A Literature Review). Jurnal Kesehatan Komunitas, Vol. 2, No. 6, Mei 2015, halaman 254
Nirmalasari, N. (2020). Stunting pada Anak: Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia. Journal For Gender Mainstreaming, Vol.14, No. 1, hal 19-28
Setiawan, Eko., Rizanda Machmud., Masrul. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas. 2018; 7(2). http://jurnal.fk.unand.ac.id
Guntoro, Heru. (2019). Pemkab Jember Komitmen Atasi Stunting Kekerdilan adalah sebuah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Jember : Gesuri.id https://www.gesuri.id/pemerintahan/pemkab-jember-komitmen-atasi-stunting- b1WmAZmAe
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 saleha saleha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




