PENINGKATAN KAPASITAS KADER DALAM EDUKASI KEBIDANAN HOLISTIK DAN PEMANFAATAN BAHAN ALAMI SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER BAGI IBU HAMIL

Authors

  • Natasha Novianty Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari, Makassar, Indonesia
  • Sri Wahyuni Bahrum Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari, Makassar, Indonesia
  • Hijrah Hijrah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58294/jpmgs.v5i3.430

Keywords:

Kapasitas Kader, Edukasi Kebidanan Holistik, Terapi Komplementer, Bahan Alami, Ibu Hamil

Abstract

Ibu hamil merupakan kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan, tidak hanya pada aspek fisik tetapi juga psikologis dan sosial. Kader kesehatan berada pada posisi strategis sebagai ujung tombak pendampingan ibu hamil di tingkat masyarakat, namun kapasitas kader dalam memberikan edukasi kebidanan yang holistik masih terbatas dan umumnya berfokus pada penimbangan serta pencatatan administratif. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan edukasi kebidanan holistik serta memanfaatkan bahan alami sebagai terapi komplementer yang aman bagi ibu hamil. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang terdiri atas ceramah interaktif, demonstrasi, simulasi/praktik langsung (role play), dan pendampingan, dengan media powerpoint, modul saku kader, serta paket bahan alami. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest pengetahuan kader serta lembar observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader dari sebagian besar kategori kurang dan cukup pada saat pretest menjadi sebagian besar kategori baik pada saat posttest, yaitu dari 30% menjadi 80%. Kader juga mampu mendemonstrasikan ulang teknik terapi komplementer berbahan alami secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan partisipatif efektif meningkatkan kapasitas kader sebagai mitra bidan dalam pelayanan kebidanan berbasis masyarakat.

References

Bobak, I. M., Lowdermilk, D. L. and Jensen, M. D. (2017) Maternity and Women’s Health Care.

Philadelphia: Elsevier.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) (2019) Modul Bimbingan Perkawinan

bagi Calon Pengantin. Jakarta: BKKBN.

International Confederation of Midwives (ICM) (2014) Essential Competencies for Midwifery Practice.

The Hague: ICM.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2020) Pedoman Pelayanan Kesehatan Pranikah. Jakarta:

Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2023) Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Notoatmodjo, S. (2014) Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Prawirohardjo, S. (2016) Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Setiawati and Dermawan, A. C. (2018) Proses Pembelajaran dalam Pendidikan Kesehatan. Jakarta: Trans

Info Media.

Tiran, D. (2018) Complementary Therapies in Midwifery. London: Elsevier.

Varney, H., Kriebs, J. M. and Gegor, C. L. (2014) Varney’s Midwifery. Burlington: Jones & Bartlett

Learning.

World Health Organization (2016) Preconception Care: Maximizing the Gains for Maternal and Child

Health. Geneva: WHO.

Downloads

Published

17-09-2026

How to Cite

Novianty, N., Bahrum, S. W., & Hijrah, H. (2026). PENINGKATAN KAPASITAS KADER DALAM EDUKASI KEBIDANAN HOLISTIK DAN PEMANFAATAN BAHAN ALAMI SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER BAGI IBU HAMIL. Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari, 5(3), 26–33. https://doi.org/10.58294/jpmgs.v5i3.430