Edukasi Gizi Sehat Untuk Atlet Hoki Kota Makassar Dalam Rangka Persiapan Porprov Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.58294/jpmgs.v5i3.432Keywords:
Edukasi Gizi, Atlet Hoki, Gizi Olahraga, buku saku, PORPROV 2026Abstract
Atlet hoki merupakan kelompok dengan aktivitas fisik intensitas tinggi yang menuntut kecepatan, kekuatan otot, kelincahan, serta daya tahan yang baik, sehingga membutuhkan dukungan asupan gizi yang optimal untuk menjaga performa, mempercepat pemulihan, dan mencegah cedera. Program latihan yang semakin intensif dan terstruktur. Intensitas latihan yang tinggi akan meningkatkan kebutuhan energi dan zat gizi sehingga diperlukan pengelolaan pola makan yang sesuai dengan jenis latihan, durasi latihan, komposisi tubuh, dan target performa atlet Namun, sebagian atlet hoki Kota Makassar masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai gizi seimbang Kegiatan dilaksanakan pada pada 29 April 2026 dan diikuti oleh 15 atlet hoki FHI Kota Makassar.. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas edukasi gizi secara tatap muka dengan pendekatan ceramah interaktif, menggunakan dua media utama, yaitu presentasi PowerPoint dan buku saku berjudul “Gizi Sehat Atlet Hockey”. Materi edukasi mencakup konsep dasar gizi dan olahraga, peran karbohidrat, protein, dan lemak bagi atlet, pentingnya hidrasi dan elektrolit, pengaturan waktu makan (nutrient timing) sebelum dan sesudah latihan, pola makan harian, kesalahan umum dalam pola makan atlet, serta tips praktis yang dapat diterapkan sehari-hari. . Efektivitas edukasi dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test berupa 10 soal pilihan ganda yang mengukur pemahaman atlet terhadap materi gizi olahraga, dilengkapi dengan observasi kualitatif terhadap keaktifan dan partisipasi peserta selama kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test pada sebagian besar aspek yang diujikan, dengan sekitar 10 dari 15 atlet mengalami peningkatan pemahaman. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi gizi melalui kombinasi media PPT dan buku saku efektif meningkatkan pengetahuan atlet mengenai gizi olahraga, meskipun peningkatan tersebut belum merata pada seluruh materi sehingga diperlukan edukasi lanjutan secara berkelanjutan. Pendekatan edukasi yang dilakukan secara interaktif terbukti mampu meningkatkan pengetahuan gizi atlet dan mendorong perubahan perilaku konsumsi yang lebih sehat sehingga berdampak positif terhadap kesiapan fisik dan performa olahraga.
References
Assyifa, N., & Riyadi, H. (2023). Status gizi, body image, dan gangguan makan pada atlet. Amerta Nutrition, 7(2), 85–92.
El Ghina, A., et al. (2023). Asupan energi, protein, status gizi, dan VO₂ max pada atlet futsal. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 11(1), 45–53.
Fauzi, M., & Mardiana. (2022). Pengaruh asupan energi terhadap performa fisik atlet. Jurnal Gizi dan Pangan, 17(2), 101–108.
Hasniyati, H., et al. (2022). Analisis asupan zat gizi makro dan mikro terhadap kebugaran fisik atlet. Jurnal Kesehatan Olahraga, 10(3), 123–130.
Ningrum, D., & Susanto. (2023). Perilaku makan dan status gizi pada atlet bola voli. Jurnal Kesehatan Olahraga, 11(1), 67–74.
Penggalih, M. H., et al. (2023). Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan dan perilaku makan atlet remaja. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 19(2), 89–97.
Simbolon, D., et al. (2023). Hubfungan pengetahuan gizi dan asupan zat gizi dengan status gizi atlet. Medikora, 22(1), 1–10.
Tyasmana, R., & Firmansyah, A. (2023). Hubungan pengetahuan gizi dan konsumsi protein dengan status gizi atlet basket. Health Information: Jurnal Penelitian, 15(1), 55–63.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ishak bachtiar, Abdul Malik Asikin, Andi Muhammad Dzulkifli, Mahendri Deayu Putri, Adilah Zakiyah Kartini, Indah Ayu puti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




