Pengaruh Preoperatif Teaching Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Sectio Caesarea di RSUD Haryoto Lumajang
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v16i1.114Keywords:
preoperative teaching, kecemasan, sectio caesaria, ceramahAbstract
Operasi sectio caesaria (SC) merupakan tindakan pembedahan yang akan menimbulkan kecemasan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasa pasien yang akan dilakukan sectio caesarea adalah dengan pemberian preoperatif teaching secara lengkap dan benar sehingga pasien mendapatkan gambaran yang akan dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Preoperatif teaching dengan tingkat kecemasan pasien SC di RSUD Haryoto Lumajang. Desain penelitian menggunakan pre eksperimental dengan rancangan penelitian one group pre-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang akan dilakukan operasi sectio caesaria di RSUD Dr. Haryoto Lumajang. Teknik sampling menggunakan accidental sampling dan didapatkan sebanyak 30 responden. Tindakan Preoperatif teaching dilaukan dengan metode ceramah dan dilakukan sebanyak satu kali satu jam sebelum operasi SC. Kecemasan diukur menggunakan Hamilton Rating Scale For Anxiety (HRS - A). Pre-test dilakukan 1 jam sebelum operasi dan post-test diukur 30 menit setelah tindakan preoperatif teaching. Uji analisi yang digunakan menggunakan wilcoxon rank test. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebelum tindakan Preoperatif teaching tingkat kecemasan sedang sebanyak 16 (53,3%) responden dan kecemasan berat 13 (43,3%). Setelah tindakan Preoperatif teaching tingkat kecemasan sedang sebanyak 14 responden (46,7%) dan kecemasan berat 4 (13,3%). Hasil uji statistik didapatkan nilai (P<0,05) yaitu (p=0,000) yang berarti bahwa ada pengaruh preoperatif teaching dengan tingkat kecemasan pasien SC di RSUD Haryoto Lumajang. Preoperatif teaching efektif dalam mengurangi tingkat kecemasan pasien sebelum menjalani prosedur operasi sectio caesarea. Mengurangi tingkat kecemasan pasien sebelum operasi dapat memiliki manfaat yang signifikan, termasuk memperbaiki kepuasan pasien, mengurangi komplikasi perioperatif, dan mempercepat pemulihan pasien secara keseluruhan
References
Annisa, D. F., & Ifdil, I. (2016). Konsep Kecemasan (Anxiety) pada Lanjut Usia (Lansia). Konselor, 5(2), 93. https://doi.org/10.24036/02016526480-0-00
Annisa, F., & Suhermanto, D. (2019). Relation between Family Support and Anxiety in Preoperative Patients in Indonesia. International Conference of Kerta Cendekia Nursing Academy, 1(1), 174–178.
Bazezew, A. M., Nuru, N., Demssie, T. G., & Ayele, D. G. (2023). Knowledge, practice, and associated factors of preoperative patient teaching among surgical unit nurses, at Northwest Amhara Comprehensive Specialized Referral Hospitals, Northwest Ethiopia, 2022. BMC Nursing, 22(1), 20. https://doi.org/10.1186/s12912-023-01175-2
Corbally, M. T., & Tierney, E. (2014). Parental involvement in the preoperative surgical safety checklist is welcomed by both parents and staff. International Journal of Pediatrics, 2014, 791490. https://doi.org/10.1155/2014/791490
Doan, L. V, & Blitz, J. (2020). Preoperative Assessment and Management of Patients with Pain and Anxiety Disorders. Current Anesthesiology Reports, 10(1), 28–34. https://doi.org/10.1007/s40140-020-00367-9
Fatmawati, L., & Pawestri, P. (2021). Penurunan Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea dengan Terapi Murotal dan Edukasi Pre Operasi. Holistic Nursing Care Approach, 1(1), 25. https://doi.org/10.26714/hnca.v1i1.8263
Guo, P., East, L., & Arthur, A. (2018). A preoperative education intervention to reduce anxiety and improve recovery among Chinese cardiac patients: a randomized controlled trial. International Journal of Nursing Studies, 49(2), 129–137. https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2011.08.008
Ituk, U., & Habib, A. S. (2018). Enhanced recovery after cesarean delivery. F1000Research, 7(1). https://doi.org/10.12688/f1000research.13895.1
Klaiber, U., Stephan-Paulsen, L. M., Bruckner, T., Müller, G., Auer, S., Farrenkopf, I., Fink, C., Dörr-Harim, C., Diener, M. K., Büchler, M. W., & Knebel, P. (2018). Impact of preoperative patient education on the prevention of postoperative complications after major visceral surgery: the cluster randomized controlled PEDUCAT trial. Trials, 19(1), 288. https://doi.org/10.1186/s13063-018-2676-6
Malley, A., Kenner, C., Kim, T., & Blakeney, B. (2015). The role of the nurse and the preoperative assessment in patient transitions. AORN Journal, 102(2), 181.e1-9. https://doi.org/10.1016/j.aorn.2015.06.004
Nestler, N. (2019). Nursing care and outcome in surgical patients - why do we have to care? Innovative Surgical Sciences, 4(4), 139–143. https://doi.org/10.1515/iss-2019-0010
Nguyen, W. T., Cullen, M. J., Kaizer, A. M., & Randle, D. (2021). Development of an Abbreviated Longitudinal Approach for Medical Student Learning in Perioperative Medicine: Teaching the Perioperative Surgical Home. The Journal of Education in Perioperative Medicine : JEPM, 23(4), E675. https://doi.org/10.46374/volxxiii_issue4_nguyen
Nigussie, S., Belachew, T., & Wolancho, W. (2014). Predictors of preoperative anxiety among surgical patients in Jimma University Specialized Teaching Hospital, South Western Ethiopia. BMC Surgery, 14(1), 67. https://doi.org/10.1186/1471-2482-14-67
Putu, I., Guritnawati, D., Sutresna, N., Kompiang, A. A., Darmawan, N., Bina, S., & Bali, U. (2021). Pengaruh Pre Operating Teaching (Inform Consent) Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operatif Sectio Cesaria Di Rumah Sakit X Denpasar. Journal of Advanced Nursing and Health Sciences, 2(2), 42–50.
Rostami, M., Salimi, Y., & Jalalvandi, F. (2021). The Effect of Preoperative Electronic Education on Anxiety of Patients Undergoing General Surgery. Journal of Clinical Research in Paramedical Sciences, 10(2), 2–6. https://doi.org/10.5812/jcrps.119585
Susanti, N. M. D., & Utama, R. P. (2022). Status Paritas dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Pre Operasi Sectio Caesarea. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11, 297–307. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i2.752
Turgoose, D. P., Kerr, S., De Coppi, P., Blackburn, S., Wilkinson, S., Rooney, N., Martin, R., Gray, S., & Hudson, L. D. (2021). Prevalence of traumatic psychological stress reactions in children and parents following paediatric surgery: a systematic review and meta-analysis. In BMJ paediatrics open (Vol. 5, Issue 1, p. e001147). https://doi.org/10.1136/bmjpo-2021-001147
Videbeck, S. L. (2016). Anxiety and Stress-Related Illness. Psychiatric Mental Health Nursing, 12(7), 239–266.
Wendt, G. L. (2015). Preoperative Education: A Patient-Centered Care Approach. Master’s Project and Capstone, 2(1).
WHO. (2021). Maternal mortality key fact. World Heal Stat 2019. Sectio Caesaria.
Wibawa, S. R., Suharjo, S., & Rahmat, I. (2018). A Comparison of the Effectiveness of Health Education Methods on Anxiety Levels Among Pre-Cataract Surgery Patients in Central Java, Indonesia. Public Health of Indonesia, 4(4), 162–167. https://doi.org/10.36685/phi.v4i4.226
Widyastuti, C., Anggorowati, & Apriana, R. (2019). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Persalinan Kala I Dengan Kecemasan Persalinan Kala I Pada Ibu Bersalin Di Rsia Bahagia Semarang. Seminar Nasional Universitas Muhammadiyah Semarang, 12(2), 48–55.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Muhammad Hadi Suparto, Ainul Yaqin Salam, Roisah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






