Pengaruh Edukasi Anemia Serta Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) Kepada Remaja Putri Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Stunting

Edukasi, tablet tambah darah, anemia, stunting

Authors

  • Abdul Malik Asikin Jurusan Gizi, Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Nurfaidah Nurfaidah Jurusan Gizi, Universitas Negeri Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58294/jbk.v17i2.195

Keywords:

Edukasi, tablet tambah darah, Anemia, Stunting

Abstract

 Anemia zat besi Sebagian besar disebabkan kurangnya asupan zat gizi. Kurangnya asupan zat besi dipengaruhi oleh pengetahuan remaja putri mengenai anemia dan gizi seimbang akan mempengaruhi kebiasaan pola konsumsi makanan pada remaja. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh edukasi mengenai anemia serta pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan stunting di wilayah Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre experiment one group pre test – post test design dengan menggunakan pre test sebelum diberi edukasi pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri dan post test dilakukan setelah diberi edukasi pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa. Teknik pengambilan sampel dengan teknik cluster sampling dengan jumlah sampel sebanyak 41 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner.  Analisis data mengunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon karena data berdistribusi tidak normal.  Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa edukasi  mengenai anemia serta pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri berpengaruh pada peningkatan pengetahuan pencegahan stunting di wilayah Puskesmas Moncobalang Kabupaten Gowa. Saran dari kegiatan ini yaitu, petugas kesehatan dapat menggunakan medtode edukasi mengenai anemia serta pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri untuk meningkatakan pengetahuan pencegaahan stunting.

References

Arifah, N., Anjalina, I., Febriana, A. I., Khairunnisa, E., Amir, N. P., Aprilisa, W., & Manyullei, S. (2022). Penyuluhan Kesehatan tentang Anemia Pada Siswa di SMPN2 Galesong Selatan Kabupaten Takalar. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 176-182.

Bahrum,dkk. (2023). Pengaruh Health Promotion Model (HPM) terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Stunting di Wilayah Kerja Puskemas Somba Opu Kabupaten Gowa. Jurnal Berita Kesehatan. Volume 16 Nomor 2.

Basri, N., & Sididi, M. (2021). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Article history : Received : 20 Agustus 2020 Prevalensi status gizi balita stunting di Provinsi Sulawesi Barat berdasarkan TB / U ( Tinggi Badan. Window of Public Health Journal, 01(05), 417–426.

Fitriyani, S. L., Rochmano, F. P., Cahyani, R. D., & Rizqiya, F. (2022, November). Penyuluhan mengenai CEMARA (Cegah Anemia Pada Remaja) serta pemberian TTD sebagai upaya pencegahan stunting kepada siswi MAN 21 Jakarta. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ (Vol. 1, No. 1).

Kemenkes RI. (2020). Pedoman pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri pada masa pandemi COVID-19. Kementerian Kesehatan RI,22.

Lestari, NKY, Jayanti, DMAD, Dewi, NLPT, Wati, NMN, & Sudarma, N. (2023). Program Penerapan Penanggulangan Stunting: Pemberian Edukasi Dan Tablet Tambah Darah (Ttd) Untuk Mencegah Anemia Pada Remaja Putri. Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat , 6 (1), 7-12.

Salam, S., & Selaparang. (2023). Advokasi Kesehatan Remaja Putri: Edukasi, Skrining Anemia dan Pemberian Tablet Tambah Darah sebagai Upaya Pencegahan Stunting. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan,

Rezki Pratiwi, W., & Muhammadiyah Sidrap, S. (2019). Efek Pemberian Teh Daun Kelor (Moringa Oleifera Tea) dan Tablet Tambah Darah terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Anemia di Kabupaten Sidrap. Jurnal Antara Kebidanan, 2(4)

Losong, N. H. F., & Adriani, M. (2017). Perbedaan Kadar Hemoglobin, Asupan Zat Besi, dan Zinc pada Balita Stunting dan Non-Stunting. Amerta Nutrisi, 1(2), 117–124.

Lestari, N. K. Y., & Sudarma, N. (2023). Penerapan Program Penanggulangan Stunting: Pemberian Edukasi dan Tablet Tambah Darah (TTD) untuk Mencegah Anemia pada Remaja Putri. APTEKMAS, 6(1), 7–12

Rokhmayanti, R., Astuti, FD, Hastuti, SKW, & Martini, T. (2023). Pendidikan Peran Generasi Muda dalam Pencegahan Stunting, Langkah Kecil Berdampak Besar Menurunkan Kejadian Stunting: Edukasi Pentingnya Peran Remaja dalam Pencegahan Stunting di Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Jurnal Pelayanan Kesehatan Masyarakat) , 3 (1), 8-14

Utami, S., Kamil, R., & Chusna, Z. (2022). Peningkatan Pengetahuan Tentang Anemia Pada Remaja Putri Untuk Mencegah Terjadinya Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau, 2(2), 30–33.

Sari, V. M., & Rahmatika, S. D. (2021). Gambaran Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Kabupaten Cirebon. Colostrum Jurnal Kebidanan, 2(2), 33–37Wahyuni Azhari Febrina, (2015). Hubungan Pengetahuan tentang Gizi Seimbang dengan Perilaku Mencegah Anemia pada Remaja Putri Kelas XI di SMA N 2 Wates. Skripsi. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Yogyakarta

Downloads

Published

05-12-2024

How to Cite

Asikin, A. M., & Nurfaidah, N. (2024). Pengaruh Edukasi Anemia Serta Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) Kepada Remaja Putri Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Stunting: Edukasi, tablet tambah darah, anemia, stunting. Jurnal Berita Kesehatan, 17(2), 43–47. https://doi.org/10.58294/jbk.v17i2.195