Inovasi Camilan Stik Kille Dengan Substitusi Tepung Kacang Kedelai Dan Penambahan Ikan Lele

Inovasi Camilan Stik Kille Dengan Substitusi Tepung Kacang Kedelai Dan Penambahan Ikan Lele

Authors

  • Siti Ayu Citra Lestari Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Widya Nusantara, Indonesia
  • Masfufah Masfufah Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Widya Nusantara, Indonesia
  • Nurdiana Nurdiana Prodi Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Widya Nusantara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58294/jbk.v18i2.295

Keywords:

Selected:Acceptability, Aksesbilitas, Kedelai, Ikan Lele , Kille Sticks

Abstract

Camilan merupakan bagian penting dalam pola makan sehari-hari, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Camilan yang sehat dapat berkontribusi pada asupan gizi yang seimbang dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan yang optimal. Salah satu jenis camilan yang populer adalah stik, yang dikenal karena rasa gurih dan teksturnya yang renyah. Namun, seringkali camilan stik yang beredar di pasaran mengandung tinggi lemak jenuh dan rendah nutrisi, sehingga kurang mendukung kebutuhan gizi yang baik. Untuk mengatasi hal ini, peneliti mengembangkan stik Kille, dengan menambahkan tepung kacang kedelai dan ikan lele pada resep camilan stik. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh kandungan gizi serta daya terima Stik Kille. Penelitian eksperimental dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL)  dengan subtitusi tepung kacang kedelai pada tiga formula, yaitu F1 17%, F2 33%, F3 50% dan masing-masing ditambahkan ikan lele 50 gram. Daya terima dilakukan oleh 30 panelis agak terlatih. Data dianalisis menggunakan Kruskal Wallis untuk daya terima dan Anova untuk kandungan gizi (protein, lemak dan karbohidrat), dengan nilai signifikansi p<0,05. Daya terima dan kandungan gizi dengan rerata tertinggi adalah F3 (16,13±3,71) dan (122,84±10,675). Ada pengaruh substitusi tepung kacang kedelai dan penambahan ikan lele terhadap daya terima aroma, rasa, dan tekstur (p=0,010; p=0,019; dan p=0,009), kecuali warna (p=0,104). Tidak ada pengaruh substitusi tepung kacang kedelai dan penambahan ikan lele terhadap kandungan gizi protein dan karbohidrat (p=0,341 dan p=0,176), kecuali lemak (p=0,001). Substitusi tepung kacang kedelai dan penambahan ikan lele  berpengaruh terhadap daya terima, kecuali warna serta tidak berpengaruh tehadap kandungan gizi, kecuali lemak. Diharapkan dapat dikembangkan dengan penambahan sumber serat seperti sayuran atau buah-buahan agar menjadi camilan sehat yang tinggi protein dan kaya serat serta bergizi seimbang.

References

Dewi, L. F. (2021). Uji Daya Terima Dan Kandungan Gizi Nugget Tempe Dan Ikan Lele Dengan Menggunakan Tepung Mocaf (Doctoral dissertation).

Evania, M. K. (2025). Pengaruh Substitusi Tepung Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Pada Kue Cucur Terhadap Kadar Air, Tekstur, Dan Uji Organoleptik. Agrofood, 7(1), 44–51.

Fajar, H. A. M. (2021). Pengaruh Penambahan Tepung Kacang Kedelai (Glycine Max (L.) Merr.) Terhadap Sifat Fisik Kimia Dan Organoleptik Jenang Rumput Laut Eucheuma Cottonii (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).

Fanny, L., Rugaya, A. M., & Hendrayati, H. (2021). Daya Terima Dan Analisis Protein Serta Zat Besi Pada Cheese Stik Dengan Substitusi Tepung Kedelai. Media Gizi Pangan, 28(2), 37–43.

Fitriyansyah, A. R., & Sofyaningsih, M. (2023). Pemanfaatan Tepung Talas Beneng (Xanthosoma undipes K. Koch) Pada Pembuatan Stik Keju Sumber Serat. Journal of Food Technology and Nutrition, 22(2), 128–136.

Khusnaini, N. S., & Syainah, E. (2021). Formulasi Stik Dari Kelakai (stenochlaena palustris) Dan Ikan Gabus (channa striata) Sebagai Produk Alternatif Tinggi Zat Besi. Jurnal Riset Pangan dan Gizi, 3(2), 26–38.

Lutfiah, A., Adi, A. C., & Atmaka, D. R. (2021). Modifikasi Kacang Kedelai (glycine max) Dan Hati Ayam Pada Sosis Ayam Sebagai Alternatif Sosis Tinggi Protein Dan Zat Besi. Amerta Nutrition, 5(1), 75.

Mansyur, M. H. (2022). Daya Terima Nugget Ikan Lele Dumbo (clarias gariepinus) Dengan Penambahan Kacang Merah. Gorontalo Agriculture Technology Journal, 5(1), 26–32.

Musaddat, A., Muflih, S., Andriani, P., Dewi, A. T., Pujiastuti, W., & Jailani, M. (2024). Pemberian Makanan Tambahan Dan Suplementasi Vitamin A Dalam Sosialisasi Pencegahan Stunting Di Desa Pulau Sejuk. Jurnal Media Informatika, 6(2), 291–295.

Permadi, I. S., Mismawati, A., Zuraida, I., Diachanty, S., & Pamungkas, B. F. (2022). Pemanfaatan Labu Kuning (Cucurbita moschata) Sebagai Substitusi Tepung Terigu Pada Naget Ikan Lele (Clarias gariepinus). Media Teknologi Hasil Perikanan, 10(1), 1–6.

Putri, B. R. (2024). Evaluasi tingkat penerimaan pasien anak terhadap lauk hewani di RSUD Wonosari Gunungkidul (Undergraduate thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).

Rahmawati, A. S., & Erina, R. (2020). Rancangan Acak Lengkap (RAL) Dengan Uji Anova Dua Jalur. OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika, 4(1), 54–62.

Safira, S. A., Gumilar, M., Dewi, M., & Mulyo, G. P. (2022). Sifat Organoleptik Dan Nilai Gizi Cookies Soygreen Formula Tepung Kacang Hijau Dan Tepung Kacang Kedelai. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 2(3), 1028–1040.

Sari, T., Abrilliant, P. S., Prasasti, E. W. W., Gunawan, H. R., & Herawati, E. (2024). Uji Organoleptik Dan Hedonik Yoghurt Dengan Penambahan Sari Nanas Kelud Asal Kabupaten Kediri. Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran, 4(1), 1123–1131.

Shofiyah, A. (2024). Penambahan Kedelai Hitam Terhadap Nugget Ikan Mujair Ditinjau Dari Uji Organoleptik (Doctoral dissertation, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya).

Sianturi, G. A. E., Muliani, L., & Sari, H. P. R. (2021). Pengaruh Cita Rasa Dan Harga Terhadap Kepuasan Konsumen Ragusa Es Krim Italia. Jurnal Hospitaliti dan Pariwisata, 3(1), 35–49.

Tamam, B. (2023). Potensi Kacang Kedelai Sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Jamur Candida albicans. KTI, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendikia Medika,20(1).

Published

01-12-2025

How to Cite

Citra Lestari, S. A., Masfufah, M., & Nurdiana, N. (2025). Inovasi Camilan Stik Kille Dengan Substitusi Tepung Kacang Kedelai Dan Penambahan Ikan Lele : Inovasi Camilan Stik Kille Dengan Substitusi Tepung Kacang Kedelai Dan Penambahan Ikan Lele . Jurnal Berita Kesehatan, 18(2), 53–64. https://doi.org/10.58294/jbk.v18i2.295