Prosedur Pemeriksaan Radiografi Os Femur Pada Kasus Fraktur Tertutup Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v18i2.313Keywords:
Fraktur Tertutup, Proyeksi AP dan Lateral, Radiografi FemuAbstract
Fraktur femur adalah hilangnya kontinuitas pada tulang paha. Fraktur femur dibagi menjadi dua jenis yaitu fraktur terbuka atau fraktur femur tertutup, fraktur terbuka melibatkan kerusakan pada kulit yang bisa meningkatkan resiko infeksi sedangkan, Fraktur tertutup ditandai dengan tidak adanya komplikasi dimana kulit tetap utuh dan tulang tidak menembus permukaan kulit. Penelitian ini bertujuan agar mengetahui Prosedur Pemeriksaan Radiografi Os Femur Pada Kasus Fraktur Tertutup di Instalasi Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan menggambarkan secara sistematis prosedur pemeriksaan radiografi os femur pada kasus fraktur tertutup di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang. Penelitian dilaksanakan pada Juni–Agustus dengan metode purposive sampling terhadap satu pasien dengan diagnosis fraktur tertutup os femur yaitu Pemeriksaan ini dilakukan pada pasien Bernama Ny. B dengan klinis Fraktur Tertutup. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan, kemudian diolah secara deskriptif untuk memperjelas prosedur pemeriksaan yang dilakukan dan ditarik kesimpulannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Prosedur Pemeriksaan Radiografi Os Femur Pada Kasus Fraktur Tertutup dilakukan dengan menggunakan proyeksi AP (Antarior Posterior) dan Lateral dengan Faktor kv 66 dan mAs 6. Kesimpulan terdapat perbedaan Teknik radiografi Os Femur pada kasus fraktur tertutup di Instalasi Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang dengan teknik radiografi Os femur kasus fraktur tertutup yang ada di teori, faktor ekposi yang digunakan jika secara teori menggunakan kv 70 dan mAs 22,34 dan jika Di Instalasi Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang menggunakan kv 66 dan mAs 6. Diharapkan penelitian ini menjadi sumber informasi dan menjadi masukan pada pelayanan kesehatan.
References
Alfarisi, R., Fauziah, D. R., & Pangestu, D. L. (2022). Webinar Peningkatan Pengetahuan Remaja Sebagai Kelompok Aktif Terhadap Penanganan Awal Cedera Patah Tulang. Jurnal Perak Malahayati, 4(2), 143–152. https://doi.org/10.33024/jpm.v4i2.8293
Cahyani, N., Wahyu, S., Hasbi, B. E., Harahap, M. W., & Putra, F. M. (2024). Karakteristik Faktor Risiko Terhadap Kejadian Fraktur Femur di Rs Ibnu Sina Makassar Tahun 2021-2022. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research Volume, 4(1), 4886–4898.
Dixon, A., Campos, A., & Bell, D. (2021). Radiologist. Radiopaedia.Org. https://doi.org/10.53347/rid-30525
dr.L Yudhantoro,Sp.OT, AIFO-K, F. (2023). Patah Tulang ( Fraktur).
Faradina Pratiwi, R., Sundari Pulungan, E., & Andini, D. (2023). Pengaruh Faktor Eksposi Terhadap Kualitas Citra Radiografi Pada Pemeriksaan Thorax. JRI (Jurnal Radiografer Indonesia), 6(1), 38–41. https://doi.org/10.55451/jri.v6i1.173
Fathmi, N. N., Firman, R. N., Nurrachman, A. S., & Pramanik, F. (2022).
Gambaran nilai ketajaman radiograf panoramik berdasarkan pengamatan di RSGM Unpad
Description sharpness of radiograph panoramic in RSGM Unpad
. Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students, 6(3), 183. https://doi.org/10.24198/pjdrs.v6i3.31888Febriyanti, D., Finzia, P. Z., & Bancin, S. S. (2024). Analisis Pemeriksaan Hasil Gambaran Radiografi Os Femur Pada Kasus Fraktur Bagian Proksimal Dengan Menggunakan Anteroposterior ( AP ) Dan Lateral. Journal of Global and Multidisciplinary, 2(8), 2537–2544.
Garcia, A. R., Filipe, S. B., Fernandes, C., Estevão, C., & Ramos, G. (2024). Pengantar Ilmu Patofisologi.
Gips, D., Penganti, S., Manusia, T., Rumah, I., Umum, S., & Lima, C. (2024). RANCANG BANGUN PEMBUATAN PHANTOM FEMUR. 445–460.
John Lampignano, L. E. K. (2018). Bontrager’s Handbook of Radiographic Positioning and Techniques.
Kolantas Polri. (2018). Data Statistik Kecelakaan Lalu Lintas.
Meliana, P., Brenda, Budi, W. S. A., & Rahmawanto. (2024). Pengaruh Pemasangan Balut Bidai Dan Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Fraktur. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6, 4–4. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP
Nur Hidayati, S., & Ikhwanata. (2022). Pengaruh Lama Waktu Pemakaian (Usia) Dan Benturan Fisik Pada Kaset Computer Radiography (Cr)Terhadap Citra Radiografi. JRI (Jurnal Radiografer Indonesia), 5(2), 104–106. https://doi.org/10.55451/jri.v5i2.134
Pratiwi, A. D., Indriyani, & Yunawati, I. (2021). Penerapan Proteksi Radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 5(3), 409–420. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/article/view/41346/20238
Rachman, T., Rahmadian, R., & Rusjdi, S. R. (2023). Pola Penatalaksanaan Fraktur Femur Di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2020. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 4(2), 81–87. https://doi.org/10.25077/jikesi.v4i2.624
Radiologi, J., Atro, :, Sinar, Y., Bhakti, A., Lubis, H., & Anggraini, C. (2023). Radiografi OS Femur Sinistra Dengan Sangkaan Osteosarcoma Di Rumah Sakit Pendidikan Prof. Dr. Chairuddin P. Lubis Universitas Sumatera Utara Medan. Jurnal Radiologi: ATRO Yayasan Sinar Amal Bhakti, 1(1), 22–26. http://ejournal.atro-amalbhaktimedan.ac.id/index.php/jraysab
Rahman, C. I., Annisa, A., & Firdaus, M. (2024). Pengaruh Variasi mAs terhadap Densitas pada Hasil Radiograf Os Femur. Jurnal Imejing Diagnostik (JImeD), 10(1), 47–50. https://doi.org/10.31983/jimed.v10i1.10434
Rahmat, A. R. D., Hamdani, D., & Gunawan, A. (2023). Terapi Relaksasi Pernapasan Dalam untuk Mengurangi Rasa Sakit pada Klien dengan Fraktur Femur. Indogenius, 2(3), 221–229. https://doi.org/10.56359/igj.v2i3.299
Ramadhani, K., & Widyaningrum, R. (2022). Buku Ajar Dasar-Dasar Anatomi Dan Fisiologi Tubuh Manusia Bagi Mahasiswa Gizi dan Kesehatan. In Uad Press :Pustaka.https://www.google.co.id/books/edition/Dasar_dasar_Anatomi_dan_Fisiologi_Tubuh/ATTFEAAAQBAJ?hl=jv&gbpv=1&dq=klasifikasi+sendi&pg=PA37&printsec=frontcover
Sabilonnaja, M. P., Ade, I., Liscyaningsih, N., & Utami, A. P. (2024). Analisis pengulangan citra digital dengan menggunakan digital radiography di instalasi radiologi RSUD dr . r Soetijono Blora Analysis of digital image repetition using digital radiography in the radiology installation of dr . r Soetijono Blora Regional Ho. 2(September), 2130–2135.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Deby Yulitasari, Harry Wahyudhy Utama, Leni Novianti, Anisah Anisah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






