Faktor yang berhubungan dengan kejadian hemoptisis pada penderita tuberkulosis di ruang rawat inap
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v12i1.34Abstract
Hemoptisis merupakan salah satu bentuk kegawatan paru yang paling sering terjadi di antara bentuk-bentuk klinis lainya. Tingkat kegawatan dari hemoptisis ditentukan oleh tiga faktor. Batuk darah biasanya terjadi karena adanya masalah pada sistem pernapasan dari mulai paru-paru sampai salurannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian hemoptisis pada penderita tuberkulosis. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode analisis dengan pendekatan cross sectional study dengan menggunakan total sampling, pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 40 orang. Berdasarkan Hasil uji statistik penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan faktor penyakit dengan kejadian hemoptisis, perilaku, dan kepatuhan minum obat terhadap kejadian hemoptisis pada penderita tuberkulosis paru yang di rawat di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kejadian hemoptisis pada penderita Tuberkulosis dengan faktor penyakit, perilaku, kepatuhan minum obat pada penderita di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Makassar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Sinar Sinar, Mahyudin Mahyudin, Siti Hardiyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






