FAKTOR RISIKO USIA DAN RIWAYAT ABORTUS DENGAN KEJADIAN ABORTUS
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v14i1.49Keywords:
Kejadian Abortus, Riwayat Abortus, UsiaAbstract
Abortus adalah ancaman atau hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram, sebelum janin dapat hidup di luar kandungan. Untuk mengetahui faktor risiko usia dan riwayat abortus dengan kejadian abortus di Rumah Sakit Umum Daerah Sawerigading Palopo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di RSUD Sawerigading Palopo yang tercatat dalam rekam medis bulan April sampai Juli sebanyak 414 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel kasus dan sampel kontrol dengan perbandingan 1 : 2 dimana sampel kasus sebanyak 23 orang dan kontrol sebanyak 46 orang, sehingga sampel keseluruhan sebanyak 69 orang dengan menggunakan metode penentuan sampel adalah purposive sampling. Pengumpulan data melalui data primer (kuesioner) dan sekunder. Data diolah dengan menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan Odds ratio serta ditampilkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Usia ibu merupakan faktor risiko kejadian abortus OR = 3,56 (OR> 1) dan riwayat abortus merupakan faktor risiko kejadian abortus OR = 2,97 (OR > 1). Usia dan riwayat abortus merupakan faktor risiko kejadian abortus di Rumah Sakit Umum Daerah Sawerigading Palopo.
References
Amalia & Sayono,. Faktor Risiko Kejadian Abortus (Studi di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang). ISSN: 1693-3443. 10 (1). 2015.
Burai et al. Miscarriage in First Trimester: Risk Factors and Sonographic Assessment in Sudanese Pregnant Women. International Journal of Health Sciences & Research. ISSN: 2249-9571. 7 (2). 2016.
Hamida & Siti. Faktor Dominan yang Berhubungan dengan Kejadian Abortus Imminens. Jurnal ilmu & Teknologi Ilmu Kesehatan. 1 (1). 2013.
Handono, firman, Mose. Abortus Berulang. Bandung: PT. Refika Aditama. 2009.
Irayani. Analisis Hubungan Anemia Pada Kehamilan Dengan Kejadian Abortus di RSUD Demang Sepulau Raya Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal kesehatan. 6 (2). 2015.
Kemenkes RI, Profil Kesehatan Indonesia. Penyebab Kematian Ibu di Indonesia. 2015.
Kismiliansari, Ihya, & Lia. Hubungan Antara Usia Ibu Hamil Dengan Kejadian Abortus Habitualis Di RSUD Ulin Banjarmasin. Berkala Kedokteran. 11 (2). 2015.
Maliana. Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian abortus inkomplit di ruang kebidanan RSUD mayjend. Hm. Ryacudu kota bumi. Jurnal Kesehatan. 7 (1). 2016.
Mandriwati, Ni Wayan, Ria, Made, & Sinta. Asuhan Kebidanan Kehamilan Berbasis Kompetensi. Jakarta: EGC. 2016.
Manuaba, Ida, & ida. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan Dan KB. Jakarta: EGC. 2013.
Mardiyanti. Kejadian Keguguran Ditinjau dari Umur Ibu di BPS Ita Arianiwonoayu Sidoarjo. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 8 (2). 2015
Mustikawati, Hidayat, & Miranti. Hubungan Antara Karakteristik Ibu dengan Kejadian Abortus Spontan di Bagian RS. Al-Islam Bandung. ISSN: 2460-657X. 2014.
Mutmainnah & Utami. Faktor-Faktor Risiko Kejadian Abortus Di RS. SMC Samarinda. Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam. 4 (2). 2016.
Nugroho T. Obsgyn Obstetri dan Ginekologi untuk kebidanan dan keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika. 2012.
Pitriani. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Abortus Inkomplit di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Jurnal Kesehatan komunitas. 2 (2). 2013.
Prawirohardjo. Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka. 2012.
Prihandini, S.R., Pujiastuti, & Hastuti. Usia Reproduksi Tidak Sehat dan Jarak Kehamilan yang Terlalu Dekat meningkatkan Kejadian Abortus di RS. Tentara Dokter Soedjono Magelang. Jurnal Kebidanan. ISSN: 2089-7669. 5 (9). 2016.
Profil Dines Kesehatan Kota Palopo. 2014- 2016.
RSU Sawerigading Palopo, Rekam Medik RSU Sawerigading Palopo. 2017.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Arnianti Arnianti, Nurrahmi Umami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






