Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual Pada Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung Di Kabupaten Wajo

https://doi.org/10.58294/jbk.v17i2.184

Penulis

  • Khairunnnisa Khairunnnisa Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Masriadi Masriadi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Fatmawaty Afrianty Gobel Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Asriani Minarti S Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Kata Kunci

Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung Perilaku Pencegahan IMS Lama Bekerja Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung, Perilaku Pencegahan IMS, Lama Bekerja

Abstrak

Khairunnisa. Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual Pada Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung di Kabupaten Wajo Tahun 2024  (dibimbing oleh H. Masriadi dan Fatmah Afrianty Gobel)

Latar Belakang : Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung (WPSTL) merupakan wanita yang rentan terhadap kejadian IMS. Pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan secara dini dan intensif, memudahkan akses layanan kesehatan,  menghilangkan stigmatisasi dan diskriminasi terhadap orang yang terinfeksi HIV dan IMS akan menurunkan insiden IMS atau paling tidak insidennya relatif tetap.

Tujuan : Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual pada Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung di  Kab Wajo.

Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan Cross Sectional Study. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Wajo pada tanggal 2 Mei s/d 2 Juni 2024. Sampel dalam penelitian menggunakan total populasi yaitu 99 Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara Total Sampling.

Hasil :  Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan berpengaruh terhadap perilaku pencegahan IMS (p 0.000). Variabel pengetahuan merupakan variabel dominan dalam hubungan langsung terhadap perilaku pencegahan IMS dengan nilai koefisien 0.642.

Disarankan Dinas Kesehatan Bidang P2P sebaiknya bekerjasama secara lintas sektoral dengan Dinas Sosial,  masyarakat peduli AIDS, untuk membuat sebuah program pendampingan yang berperan sebagai monitoring status kesehatan WPSTL terutama yang berkaitan dengan IMS dan alat reproduksi, kelompok dukungan, dan membuat suatu media KIE  yang sesuai dengan segmentasi yang ada (segmentasi WPSTL dan klien WPSTL).

 

Referensi

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. (2020). Profil Dinas Kesehatan Kota Makassar Tahun 2020. Das Europäische Gleichgewicht Der Zukunft, 11–16.

Kemenkes RI. (2022a). Laporan Eksekutif Perkembangan HIV AIDS dan Penyakit Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun 2022. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2022b). Laporan Eksekutif Perkembangan HIV AIDS dan Penyakit Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun 2022. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

KPAN. (2016). Pp_Ri_No_124_Tahun_2016_Tentang_Perubahan_Atas_Pp_Ri_No_75_Tahun_2006_Tentang_Komisi_Penanggulangan_Aids_Nasional.Pdf.

Noor, R. I., & Muniroh, L. (2023). Hubungan Antara Persepsi Ibu Dengan Kejadian Stunting Berdasarkan Teori Health Belief Model. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 4009–4019.

Nurul Islamyah, Fatmah Afrianty Gobel, & Muh Ikhtiar. (2021). Faktor Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Menular Seksual Pada Nelayan Di Tpi Paotere. Window Of Public Health , 2(1), 872–880.

Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Pradana, Y. A. (2018). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Stigma Pelajar Pada Penderita HIV Dan AIDS Berdasarkan Teori Health Belief Model Di SMAN 1 Genteng. Universitas Airlangga.

Puspita, L. (2019). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Infeksi Menular Seksual pada Wanita Pekerja Seksual. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 31–44.

Rahayuni, N. P. W., Sriasih, N. G. K., & Surati, I. G. A. (2019). Hubungan Pengetahuan Wanita Pekerja Seksual Tentang Infeksi Menular Seksual Dengan Keteraturan Pemeriksaan Infeksi Menular Seksual. … (The Journal Of …, 7(1), 32–41.

Rais Hendrawan, Nur Ulmy Mahmud, & Arman. (2022). Hubungan Perilaku

Remaja Terhadap Pencegahan HIV/AIDS SMAN 1 Lasusua Kolaka Utara. Window of Public Health Journal, 3(2), 284–292. https://doi.org/10.33096/woph.v3i2.37

Susila, I. (2020). Tingkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Premenstension Kelas X. Jurnal Midpro, 8(2), 5-Halaman.

WHO, 2023. (2023). Global Health Sector Strategies on, respectively, HIV, viral hepatitis and sexually transmitted infections for the period 2022-2030 (GHSS). In (Issue 8.5.2017). www.aging-us.com

Zuhri, M. S. (2022). Konsep Diri Pada Pekerja Seks Komersial Di Warung Remang-Remang (Desa Kedung Banteng Kecamatan Kebonsari Kabupaten Ponorogo). ROSYADA: Islamic Guidance and Counseling, 3(2), 114–126. https://doi.org/10.21154/rosyada.v3i2.4409

Diterbitkan

25-12-2024

Cara Mengutip

Khairunnnisa, K., Masriadi, M., Gobel, F. A., & S, A. M. (2024). Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual Pada Wanita Pekerja Seks Tidak Langsung Di Kabupaten Wajo. Jurnal Berita Kesehatan, 17(2), 96–105. https://doi.org/10.58294/jbk.v17i2.184

Terbitan

Bagian

Artikel