Hubungan Jumlah Limfosit Absolut Dengan IgG,IgM Pasien Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Polowijen Malang

https://doi.org/10.58294/jbk.v17i2.199

Penulis

  • Alfenia Ndapamuri Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medis, STIKES Maharani Malang, Indonesia
  • Yeni Avidhatul Husnah Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medis, STIKES Maharani Malang, Indonesia
  • Siska Nanda Widhaningrum Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medis, STIKES Maharani Malang, Indonesia
  • Erni Yohani Mahtuti Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medis, STIKES Maharani Malang, Indonesia

Kata Kunci

demam berdarah dengue Limfosit absolut IgG/IgM Demam Berdarah Dengue, Limfosit Absolut, IgG/IgM

Abstrak

Virus yang menyebabkan demam berdarah dengue menyebar melalui dua jenis serangga penghisap darah, yakni Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Salah satu metode untuk memeriksa bagaimana tubuh mempertahankan diri dari DBD adalah dengan mengidentifikasi keberadaan antibodi IgG dan IgM. Limfosit, sel yang termasuk bagian dari pertahanan tubuh yang spesifik untuk melawan serangan virus, terbagi menjadi tiga jenis: Sel Natural Killer, limfosit B, dan limfosit T. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas kaitan antara limfosit absolut dengan kadar IgG dan IgM pada pasien DBD yang dirawat di Puskesmas Polowijen, Kota Malang. Desain penelitiannya bersifat deskriptif dengan metode korelasi. Teknik pengambilan sampelnya adalah consecutive sampling, menggunakan data sekunder dari tahun 2022 hingga April 2024, mencakup 26 pasien DBD. Penyelidikan terhadap data dilakukan dengan metode korelasi Spearman, mengungkapkan bahwa keterkaitan antara jumlah limfosit dan kadar IgG menunjukkan p=0,978 dan r=0,006. Ini menandakan adanya sambungan yang sangat lemah dan tidak berpengaruh signifikan. Demikian pula, ketika melihat hubungan antara jumlah limfosit dan IgM, diperoleh p=0,561 dan r=-0,120, yang juga menunjukkan koneksi yang lemah dan tak berarti. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah limfosit absolut dengan kadar IgG dan IgM pada pasien yang mengalami demam berdarah dengue.

 

Referensi

Bahar, M., Anwar, E. N., & Fahira, L. (2023). Hubungan Hasil Jumlah Trombosit Dengan Hasil IgG IgM Pada Pasien DBD Di Laboratorium RS Gading Medika Kota Bengkulu. Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 9(2), 113–120. https://doi.org/10.37012/anakes.v9i2.1648

Darwin, E., Elvira, D., & Elfi, E. F. (2021). Imunologi dan Infeksi. In andalas University Press (Vol. 5, Issue 3).

Dinas Kesehatan Kota Malang. (2022). Kota Malang Tahun 2021. Dinas Kesehatan Kota Malang, 45, 1–226.

Fauziah, N. P., Mainassy, C. M., Ode, I., Affandi, I. R., Cesa, Y. F., Umar, F., Prajawanti, N. K., Rohmah, K. M., Achmad, F. A., Rahim, A., Setyono, H. D., Hendra, A. G., & Setiyabudi, L. (2023). Imunologi.

Hidayat, Rusmini, H., Prasetia, T., & Setiawan, H. (2021). Jumlah Leukosit Dan Derajat Klinis Penderita Infeksi Dengue Di Rsud Dr. H. Abdul Moeloek Lampung. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan Terpadu, 1(1), 45–52. https://doi.org/10.53579/jitkt.v1i1.10

Kurniawati, A., Meri, M., & Amanda, A. (2022). Korelasi Jumlah Limfosit Dengan Anti Dengue IgG/IgM. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 1(5), 483–490. https://doi.org/10.55123/insologi.v1i5.688

Marpaung, O. P. E., Jayanti, I., & Saragih, R. A. C. (2024). Hubungan Jumlah Leukosit dan Trombosit terhadap Lama Rawat Inap Pasien Demam Berdarah Dengue Anak Di RSUD Drs. H. Amri Tambunan Deli Serdang. Njm, 9(2), 1–6.

Melly, A., & Anggraini, D. (2022). Aspek Klinis dan Pemeriksaan Laboratorium untuk Diagnosis Demam Berdarah Dengue. Scientific Journal, 1(1), 68–76. https://doi.org/10.56260/sciena.v1i1.13

Nawang Asri, A. A. S. M. A., Paramartha, I. G. N. D., Wedananta, K. A., & Arya Aditya, G. N. I. (2023). Pencegahan Demam Berdarah Dengan Edukasi Kesehatan Di Desa Belega. To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 73. https://doi.org/10.35914/tomaega.v6i1.1341

Puradipa, I. M. B., & Wande, I. N. (2020). Hubungan Status Gizi dengan Hitung Jumlah Limfosit Pada Anak Dengan Demam Berdarah Dengue di RSUP Sanglah Denpasar. Jurnal Medika Udayana (JMU), 9(3), 336–341.

Rodolof, C. P. (2023). Hubungan Antara Trombositopenia Dengan IgM , IgG Pada Pasien Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Polowijen The Relationship Between Thrombocytopenia And IgM , IgG In Dengue Fever Patients At Polowijen Community Health Center. 490–494.

Tarigan, E. M. E., Zulaiha, R., & Andika, R. K. (2022). Demam Berdarah Dengue (DBD): Determinan, Epidemiologi Dan Program Penanggulangannya Di Indonesia (Literatur Riview). Epidemiolog.Id, 2, 1–23.

Wila, R. W., & Nusa, R. (2020). Gambaran Klinis dan Respon Imun Penderita Demam Berdarah Dengue di Rumah Sakit Kristen Lindi Mara Sumba Timur Selama Bulan Januari Sampai dengan Desember 2018. Balaba: Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara, 209–216. https://doi.org/10.22435/blb.v16i2.2816

Putri, H. G. A., Mahtuti, E. Y., & Faisal, F. (2022). Kadar Trombosit Dan Hematokrit Pada Pasien Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Jenis Kelamin Serta Usia. Jurnal Kesehatan, 13(2), 123–130.

Diterbitkan

05-12-2023

Cara Mengutip

Ndapamuri, A., Husnah, Y. A. ., Widhaningrum, S. N., & Mahtuti , E. Y. . (2023). Hubungan Jumlah Limfosit Absolut Dengan IgG,IgM Pasien Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Polowijen Malang. Jurnal Berita Kesehatan, 17(2), 15–23. https://doi.org/10.58294/jbk.v17i2.199

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama