Pengaruh Usia Lanjut terhadap Kesehatan Lansia
https://doi.org/10.58294/jbk.v18i2.312
Abstrak
Usia lanjut merupakan fase kehidupan yang ditandai dengan penurunan berbagai fungsi tubuh, baik fisik, psikologis, maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh usia lanjut terhadap kondisi kesehatan lansia, termasuk prevalensi penyakit degeneratif, gangguan mobilitas, serta aspek psikososial. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 100 responden lansia berusia 60 tahun ke atas diambil secara purposive sampling dari beberapa posyandu lansia di wilayah kota Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi usia lansia, semakin besar kemungkinan mengalami gangguan kesehatan, terutama hipertensi (58%), osteoartritis (43%), dan depresi ringan hingga sedang (29%). Dapat disimpulkan bahwa usia lanjut berpengaruh signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental lansia. Perlu intervensi promotif dan preventif yang lebih terarah untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
Referensi
Badanas, L. A., & Esteban, M. (2023). Aging and chronic disease progression in Southeast Asia. Journal of Global Public Health, 18(2), 145–156.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik penduduk lanjut usia Indonesia. BPS.
Cruz-Jentoft, A. J., Bahat, G., & Bauer, J. (2019). Sarcopenia: Revised European consensus on definition and diagnosis. Age and Ageing, 48(1), 16–31.
Fernandez, A., & Liu, Q. (2025). Post-pandemic challenges in elderly wellness management. Global Journal of Public Health Innovation, 5(1), 11–22.
Holt-Lunstad, J., Smith, T. B., & Layton, J. B. (2015). Social relationships and mortality risk. Perspectives on Psychological Science, 10(2), 227–237.
Indrawati, N., & Sulastri, D. (2021). Prevalence of osteoarthritis among older adults. Jurnal Kesehatan Gerontologi, 5(1), 23–30.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia 2020. Kemenkes.
Lee, S. H., & Park, J. (2022). Mobility decline and functional health in elderly populations. Geriatric Medicine, 14(3), 201–210.
Martinez, R., & Gomez, L. (2024). Depression in older adults: A global overview. International Journal of Mental Health Studies, 12(1), 33–48.
Rahman, A., & Putri, S. (2023). Hypertension management among Indonesian elderly. Indonesian Journal of Clinical Health, 9(4), 301–309.
Rowe, J. W., & Kahn, R. L. (1997). Successful aging. The Gerontologist, 37(4), 433–440.
Siregar, M. (2020). Hubungan usia dan hipertensi pada lansia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 89–94.
Tanaka, K. (2023). Lifestyle factors affecting aging outcomes. Asian Journal of Aging Research, 4(2), 88–99.
Yamada, T., & Cho, H. (2024). Cognitive aging and urban health disparities in older adults. Journal of Aging Science, 17(1), 55–67.
Wahyuni, R. (2022). Faktor psikososial yang mempengaruhi kesehatan mental lansia. Jurnal Psikologi dan Kesehatan, 7(1), 45–53.
World Health Organization. (2021). World report on ageing and health. WHO.
World Health Organization. (2021). Mental health of older adults. WHO.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sumarni Sumarni

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




