Perbedaan Skala Dismenore Primer Sebelum dan Sesudah Pemberian Minyak Serai pada Siswi SMA Negeri 5 Denpasar

https://doi.org/10.58294/jbk.v19i1.348

Penulis

  • IGAM Deva Nimmita Sukma Kebidanan, Politeknik Kementerian Kesehatan Denpasar, Indonesia
  • Ni Wayan Suarniti Kebidanan, Politeknik Kementerian Kesehatan Denpasar, Indonesia
  • Gusti Ayu Marhaeni Kebidanan, Politeknik Kementerian Kesehatan Denpasar, Indonesia

Abstrak

Dismenore merupakan kondisi yang sering terjadi dan dialami oleh remaja putri. Remaja putri mengalami dismenore primer dengan tingkat keparahan mulai dari ringan hingga berat. Penanganan kondisi ini dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis maupun nonfarmakologis, salah satunya dengan penggunaan minyak serai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skala dismenore primer sebelum dan sesudah intervensi pemberian minyak pada remaja putri. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 25 April hingga 19 Mei 2025 menggunakan metode pre-eksperimental design dengan rancangan one group pre-test post-test. Responden sebanyak 30 remaja putri dari SMA Negeri 5 Denpasar dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran tingkat nyeri sebelum dan sesudah pemberian minyak serai sebanyak 7 semprot ke telapak tangan, kemudian oleskan pada area perut bagian bawah selama 15 detik, pada saat 5 menit pertama saat mulai terasa dismenore hari pertama menstruasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan nilai median skala dismenore dari 3,00 menjadi 2,50 setelah intervensi. Uji hipotesis dengan metode Wilcoxon menghasilkan nilai p sebesar 0,001 (<0,05). Simpulan yang dapat diambil adalah adanya perbedaan signifikan skala dismenore primer sebelum dan sesudah pemberian minyak serai. Disarankan remaja putri dapat menjadikan minyak serai sebagai salah satu upaya penanganan nonfarmakologis dalam mengatasi dismenore primer.

Referensi

Anggraeni, L., Aulya, Y., Muzayyana, Agustini, R. D., Wijayanti, W., Choirunissa, R., … Sudaryati, N. L. G. (2023). Pelayanan Kebidanan Komplementer. Media Sains Indonesia.

Artawan, I. P., IKetut Alit Adianta, Ik. A. A., & Ida Ayu Manik Damayanti, I. A. M. D. (2022). Hubungan Nyeri Haid (Dismenore Primer) Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswi Sarjana Keperawatan Tingkat Iv Itekes Bali Tahun 2022. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(2), 94–99. https://doi.org/10.37294/jrkn.v6i2.412

Christiana, E., Nindawi, N., & Mufida, Y. R. (2023). Derajat Dismenore Pada Mahasiswi Diii Keperawatan Yang Mengalami Obesitas Di Politeknik Negeri Madura. SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri), 6(2), 84–89. https://doi.org/10.31102/bidadari.2023.6.2.84-89

Datu, O. S., Siampa, J. P., & Sekeon, C. (2025). PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK GOSOK BERBAHAN ALAMI JAHE DAN SEREH BAGI MASYARAKAT KOLOM 28 DAN KOLOM 29 GMIM IMANUEL LEILEM. The Studies of Social Science, 03(02), 30–35.

Fitri, H. N., & Ariesthi, K. D. (2020). PENGARUH DISMENORE TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWI DI PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN Hironima. CHMK MIDWIFERY SCIENTIFIC JOURNAL, 3(2), 102–114.

Ilham, M. A., Islamy, N., Hamidi, S., & Sari, R. D. P. (2022). Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja : Literature Review. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(1), 185–192.

Indah, F., & Susilowati, T. (2022). Gambaran Dismenorea Saat Aktivitas Belajar Diruang Kelas Pada Siswi Sma Muhammadiyah 1 Sragen. Journal Locus Penelitian Dan Pengabdian, 1(6), 459–465. https://doi.org/10.36418/locus.v1i6.143

Juliana, J. (2018). Determinan Dismenorea Di Sman 2 Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir. Jurnal Endurance, 3(1), 61. https://doi.org/10.22216/jen.v3i1.1664

Lail, N. H. (2019). Hubungan Status Gizi, Usia Menarche dengan Dismenorea pada Remaja Putri Di SMK K Tahun 2017. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 9(02), 88–95. https://doi.org/10.33221/jiki.v9i02.225

Luli, N. A., & Sugiyanto. (2020). HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT DISMENORE PADA SISWI KELAS XII SMK NEGERI 2 GODEAN SLEMAN YOGYAKARTA. University Research Colloquim 2020.

Marisa, V., Widiastini, Adhiestianic, E., & Mastiningsih. (2024). KOMBINASI PEMBERIAN SEREH DAN KUNYIT TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI KELAS VII DI SMP N 2 KUTA. Jurnal Medika Usada, 7, 6–11.

Marsiah, M., Aziz, A., S.C., A., R., A., P.A., D., P. W., I., … K., R. (2024). Pemanfaatan Tanaman Serai Wangi sebagai Produk Minyak Atsiri dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat. Bakti Budaya, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.22146/bakti.6218

Murni, & Rustin, L. (2020). Karakteristik Kandungan Minyak Atsiri Tanaman Sereh Wangi(Cymbopogon nardus L.). Jurnal UIN Alauddin Makassar, (September), 227–231.

Najmah, N., Hasim, H., & Faridah, D. N. (2021). Antioxidant Activity, Inhibition α-Glucosidase of Cymbopogon nardus (L.) Rendle and Identification of Active Compounds. Current Biochemistry, 8(1), 24–36. https://doi.org/10.29244/cb.8.1.3

Nuraini, S., Sa’diah, Y. S., & Fitriany, E. (2021). Hubungan Usia Menarche, Status Gizi, Stres dan Kadar Hemoglobin Terhadap Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman: Relationship between Menarche Age, Nutritional Status, Stress, and Hemoglobin Levels on the Inc. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(3), 443–450.

Oktavia, N. S., & Ranti, M. (2018). Efektivitas Minyak Serai terhadap Pengurangan Dismenore. 2-Trik : Tunas-Tunas Riset Kesehatan.

Rahayuningsih, T., & Hartoyo, M. (2022). Penggunaan minyak serai dalam virgin coconut oil sebagai alternatif penanganan dismenore primer pada remaja. Jurnal Riset Kesehatan, 11(1), 32–40.

Rismaya, I., Rosmiyati, R., & Mariza, A. (2020). Pemberian Air Kelapa Hijau Dapat Menurunkan Dismenore. Jurnal Kebidanan Malahayati, 6(3), 332–328. https://doi.org/10.33024/jkm.v6i3.1764

Salisatullutfiah, Priastana, I. K. A., & Dwijayanto, & I. M. R. (2020). Pemanfaatan Tanaman Serai dan Jahe sebagai Anti Nyeri. Indonesian Journal of Global Health Research, 3(4), 27–31.

Savitri, A. (2016). Tanaman Ajaib Basmi Penyakit dengan TOGA (Tanaman Obat Keluarga).

Suiraoka, I. P., Budiani, N. N., & Sarihati, I. G. A. D. (2019). Metodologi Penelitian Kuantitatif Bidang Kesehatan (1st edn). Yogyakarta: Pustaka Panasea.

Tristianti, G., & Setiyaningrum, Z. (2021). Peran Asupan Kalsium Terhadap Tingkat Nyeri Haid Remaja Putri. Jurnal Ilmiah Gizi Dan Kesehatan (JIGK), 2(02), 23–30. https://doi.org/10.46772/jigk.v2i02.453

Tsamara, G., Raharjo, W., & Putri, E. . (2020). Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Dismenore Primer pada Mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan (JNIK), 2(3), 130–140.

Wardani, P. K., Fitriana, F., & Casmi, S. C. (2021). Hubungan Siklus Menstruasi dan Usia Menarche dengan Dismenor Primer pada Siswi Kelas X. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia (JIKSI), 2(1), 1–10. https://doi.org/10.57084/jiksi.v2i1.414

Wijayati, N., Pratiwi, D., Wirasti, H., & Mursiti, S. (2023). Minyak Serai Wangi Dan Produk Derivatnya. Bookchapter Alam Universitas Negeri Semarang, (3), 49–83. https://doi.org/10.15294/ka.v1i3.149

Winarni, S., Handayani, R., & Nuraeni, S. (2020). Penggunaan minyak serai sebagai alternatif penanganan dismenore primer pada wanita usia produktif. Jurnal Keperawatan Soedirman, 15(3), 218–225.

Diterbitkan

30-06-2026

Cara Mengutip

Sukma, I. D. N., Suarniti, N. W., & Marhaeni, G. A. (2026). Perbedaan Skala Dismenore Primer Sebelum dan Sesudah Pemberian Minyak Serai pada Siswi SMA Negeri 5 Denpasar. Jurnal Berita Kesehatan, 19(1), 1–14. https://doi.org/10.58294/jbk.v19i1.348

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama