Konstruksi Sosial Masyarakat Terhadap Program BIAS di Tengah Ketidakpastian Pascapandemi: Studi Kualitatif di Puskesmas Baebunta
konstruksi sosial masyarakat terhadap program BIAS di tengah ketidakpastian pascapandemi : studi kualitatif di puskesmas baebunta
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v17i1.277Keywords:
BIAS, Imunisasi, Konstruksi Sosial, Partisipasi masyarakat, Pasca pandemiAbstract
Pandemi COVID-19 telah membawa dampak besar terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk persepsi masyarakat terhadap program imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana konstruksi sosial masyarakat terbentuk terhadap Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di masa pascapandemi, dengan fokus pada wilayah kerja Puskesmas Baebunta, Kabupaten Luwu Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas orang tua murid, petugas puskesmas, guru sekolah dasar, dan tokoh masyarakat yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi sosial masyarakat terhadap BIAS mengalami pergeseran signifikan setelah pandemi. Sebelum pandemi, program ini diterima dengan baik oleh masyarakat karena dianggap penting dalam melindungi anak dari penyakit menular. Namun, pascapandemi, muncul resistensi yang didorong oleh informasi negatif dari media sosial, kekhawatiran terhadap efek samping vaksin, dan isu kehalalan yang memengaruhi keyakinan sebagian masyarakat. Meski demikian, terdapat pula masyarakat yang tetap mendukung program BIAS karena memahami manfaatnya secara medis dan sosial. Puskesmas Baebunta merespons dinamika ini dengan strategi komunikasi dan pendekatan sosial, seperti penyuluhan langsung, metode jemput bola, dan edukasi yang melibatkan pihak sekolah serta tokoh masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pelaksanaan program imunisasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan layanan kesehatan, tetapi juga pada konstruksi sosial yang terbentuk di masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan partisipatif dan kultural yang mengedepankan edukasi, kepercayaan, serta kolaborasi lintas sektor untuk membangun kembali partisipasi masyarakat terhadap imunisasi anak di era pascapandemi
References
Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., & Abadi, A. (2023). Metode Penelitian Kualitatif: Panduan Praktis untuk Analisis Data Kualitatif dan Studi Kasus. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Afrimadona, D. R., Imawan, R. P., Ratri, I., & Shanti, D. (2022). Memaknai Kebijakan Berorientasi Manusia-Sepuluh Pelajaran Berharga Pasca Pandemi COVID-19. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Alfarizi, L. M. (2022). Rekonstruksi Regulasi Standar Pelayanan Minimal Kesehatan Masyarakat Terhadap Korban Bencana Alam Berbasis Nilai Keadilan Bermartabat. Universitas Islam Sultan Agung.
Aprilina, Rahayu, D. T., Yuliawati, D., Raidanti, D., Purwandari, E. S., Maringga, E. G., Pembayun, E. L., Mardiana, H. R., Ratnawati, L., Darmapatni, M. W. G., Larasati, M. D., Damayanti, M., Zakaria, M., Sari, N. I. Y., Adnani, Q. E. S., Maulina, R., Pakpahan, S., & Nuraisya, W. (2021). Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Kebidanan di Era Pan demi Covid-19. CV Penulis Cerdas Indonesia.
Armiyati, Y., Prasetyo, E., Udayani, N. N. W., Wahyurianto, Y., Sipatu, L., Yunike, Janiarli, M., Abdullah, F., & Artha, F. D. (2022). Strategi Membangun Herd Immunity dalam Dunia Kesehatan Menuju Masyarakat Bebas Penyakit Pasca Pandemi. Global Aksara Pers.
Calundu, R. (2025). Efektivitas Pelayanan Puskesmas Terhadap Tingkat Pemahaman Hidup Sehat Masyarakat Pedesaan Di Sulawesi Selatan. Jurnal Tadbir Peradaban, 5(2), 153–163.
Djati, S. P. (2023). Manajemen Strategis dalam Pelayanan Kesehatan Masyarakat. Indonesia Emas Group.
Hazan, H., Mantasa, K., Mudassir, A., & Ramadhani, R. (2025). Komunikasi Informasi: Dasar-Dasar Untuk Menavigasi Era Informasi Berlebih. Journal Papyrus: Sosial, Humaniora, Perpustakaan Dan Informasi, 4(1), 59–69.
Irawan, E. P., Minarsi, A., Rianty, E., Halim, B., Putri, R. N. I., & Juansa, A. (2025). Komunikasi Pelayanan Publik. Star Digital Publishing.
Lala, H. (2021). Promosi Kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit: Strategi, Implementasi, dan Evaluasi. Jejak Pustaka.
Mariyono, D. (2024). Menguasai Penelitian Kualitatif: Metode, Analisis Terapan, dan Arah Masa Depan. Cipta Media Nusantara.
Masrul, M., Abdillah, L. A., Tasnim, T., Simarmata, J., Daud, D., Sulaiman, O. K., Prianto, C., Iqbal, M., Purnomo, A., & Febrianty, F. (2020). Pandemik COVID-19: Persoalan dan Refleksi di Indonesia. Yayasan Kita Menulis.
Nugroho, H., Widyanta, A. B., Wibawanto, G. R., & Fitramadhana, R. (2023). Proliferasi Pemikiran Sosial Kritis. PT Kanisius.
Pambudi, W., Nataprawira, S. M. D., Atzmardina, Z., & Regina, S. (2021). Profil Capaian Imunisasi Dasar atau Lanjutan pada Baduta Sebelum dan Selama Pandemi Covid-19. Jurnal Muara Medika Dan Psikologi Klinis, 1(1), 17–23.
Rahmawati, S., Azhary, L., Maharani, O., Alfian, D., & Sriwidiastuty, A. (2025). Problem-Problem Sosial. Alinea Edumedia.
Rozali, Y. A. (2022). Penggunaan Analisis Konten dan Analisis Tematik. Forum Ilmiah, 19(1), 68–76.
Sibarani, N. H., & Albina, M. (2025). Etika dalam Penelitian Pedidikan. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 2(3), 10–21.
Siregar, P. A., Suraya, R., Tanjung, N. U., Sufia, A., Ramadan, N., Kahirunisa, J., Syahfitri, R. I., & Rezebri, M. (2024). Penguatan dan Pengembangan Kapasitas Masyarakat tentang Kesehatan. Merdeka Kreasi Group.
Suaib. (2023). Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Penerbit Adab.
Sulaiman, E. S. (2021). Manajemen Kesehatan: Teori dan Praktik di Puskesmas. UGM Press.
Udar, M. Bin. (2025). Mengevaluasi Validitas Instrumen dalam Penelitian Kualitatif: Metode Verifikasi dan Implementasinya. In Academia Edu. Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.
Waston, M. (2025). Filsafat Post-Truth: Krisis Kebenaran dan Tantangan Rasionalitas di Era Digital. Muhammadiyah University Press.
Wolff, B., Mahoney, F., Lohiniva, A. L., & Corkum, M. (2025). Mengumpulkan dan Menganalisis Data Kualitatif.
Yuniarti, E. (2025). Vaksin Kesehatan Berkelanjutan. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Zamli, Z. (2020). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Persepsi Keluarga Terhadap Kepatuhan Ibu dalam Pemberian Imunisasi Dasar di Desa Kendekan Kab. Luwu. Jurnal Kesehatan Luwu Raya, 7(1), 127–134.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jamaluddin Jamaluddin, Arlin Adam, Andi Alim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






