Faktor Sosial Budaya Terhadap Perilaku Ibu Nifas Dalam Pemberian ASI Eksklusif: Pendekatan Epistemelogi Hermeneutika
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v18i2.282Keywords:
Epistemologi, Hermeneutika, Asi Eksklusif, Budaya Lokal, Pengetahuan Ibu, Praktik SosialAbstract
Penelitian ini menelusuri berbagai faktor yang mendukung maupun menghambat pelaksanaan pemberian ASI eksklusif oleh ibu menyusui di Kabupaten Wajo dengan menggunakan pendekatan epistemologis dan hermeneutik. Pendekatan ini bertujuan menggali bagaimana pengetahuan mengenai ASI eksklusif terbentuk dan dimaknai oleh para partisipan melalui pengalaman pribadi, nilai-nilai budaya, serta hubungan sosial. Temuan menunjukkan bahwa pemahaman ibu tentang ASI eksklusif tidak hanya bergantung pada pendidikan formal, tetapi lebih banyak dipengaruhi oleh interaksi sosial dan makna-makna simbolik dalam budaya setempat. Melalui lensa hermeneutika, praktik seperti larangan keluar rumah selam 40 hari setelah melahirkan dipahami sebagai ekspresi pengetahuan lokal yang merekatkan tubuh, makna, dan budaya. Mereka percaya bahwa ibu nifas perlu istirahat yang cukup dan menghindari aktivitas berat. Hal ini bertujuan untuk membantu pemulihan tubuh ibu dan memastikan produksi ASI yang cukup untuk bayi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pentingnya promosi kesehatan yang berlandaskan budaya dan mengedepankan dialog, bukan hanya menggunakan pendekatan teknokratis-biomedis
References
Gadamer, H.-G. (1975). Truth and Method. New York: Seabury Press.
Polanyi, M. (1966). The Tacit Dimension. London: Routledge & Kegan Paul.
Foucault, M. (1972). The Archaeology of Knowledge. New York: Pantheon Books.
Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.
Bourdieu, P. (1977). Outline of a Theory of Practice. Cambridge: Cambridge University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lisna Lisna, Arlin Adam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






