Gambaran Indikasi Ibu Bersalin Dengan Tindakan Seksio Sesarea Di UPTD RSUD Gema Santi Nusa Penida Tahun 2024

Authors

  • Ni Made Rahayu Dwipayanti Sarjana Terapan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • I Nyoman Wirata Sarjana Terapan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Ni Luh Putu Sri Erawati Sarjana Terapan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Ni Wayan Ariyani Sarjana Terapan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia
  • Asep Arifin Senjaya Sarjana Terapan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58294/jbk.v17i1.279

Keywords:

Ibu Bersalin, Indikasi, Seksio Sesaria

Abstract

Bali memiliki tingkat persalinan  SC tertinggi kedua secara nasional yaitu 30,2% dan tingginya angka persalinan SC di RS Gema Santi Nusa Penida menarik untuk diteliti. Risiko komplikasi pada persalinan dengan seksio sesarea lima kali lebih besar dibandingkan persalinan normal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran indikasi persalinan seksio sesarea di RSUD. Gema Santi Nusa Penida tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian didapat dari data sekunder berupa rekam medis di SIMRS dan kohort ibu bersalin di ruang kebidanan (VK) dengan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan dari 602 data ibu bersalin dengan tindakan SC, didapatkan gambaran karakteristik  kejadian persalinan SC terbanyak diusia reproduktif 20-35 tahun yaitu 86 %, dengan tingkat pendidikan tertinggi SMA sebanyak 76,2 %, pada paritas tertinggi multigrande  59,8 %, dan pekerjaan Ibu tertinggi yaitu Ibu Rumah Tangga sebanyak 58,1 %. Sedangkan Indikasi dilakukan tindakan SC adalah 72,3  % merupakan indikasi mutlak pada

References

Amir, F., & Yulianti, S. (2022). Hubungan Paritas dan Usia Terhadap Persalinan Sectio Ccaesarea di RSU Bahagia Makassar Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia, 4(2), 75–84. https://doi.org/10.37337/jkdp.v4i2.179

Andayasari, L., & Muljati, D. (2015). Proporsi Seksio Sesarea dan Faktor yang Berhubungan dengan Seksio Sesarea di Jakarta. Buletin Penelitian Kesehatan, 43(2), 6–16. https://doi.org/10.22435/bpk.v43i2.4144.105-116

Bobak, Lowdwermilk, J. (2012). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. EGC, editor. Jakarta. In Buku Ajar Keperawatan Maternitas. EGC, editor. Jakarta (Vol. 20, Issue 5).

Cunningham, Charles, Kenneth, J. L. (2022). Cenozoic stratigraphic and structural framework of southwestern Utah. Williams Obstetrics. 26th Edition. McGraw-Hill. New York.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. In Lembaga Penerbit Balitbangkes.

Manuaba, I. (2012). Ilmu Kebidanan ,Penyakit Kandungan dan KB Untuk Pendidikan Bidan ,EGC,Editor Jakarta 2012.

Putra, ida B. G. S., & Wandia, D. (2021). Indikasi Tindakan Sectio Caesarea di RSUD Sanjiwani Gianyar Tahun 2017-2019. Aesculapius Medical Journal, 1(1), 63–64.

Safitri, M., & Sulistyaningsih dkk. (2020). Komplikasi Pasca Persalinan Sectio Caesarea : Narrative Review. Skripsi Thesis, Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 40.

Wulandari, N., & Eliyana, Y. (2022). Gambaran Persepsi Ibu Hamil tentang Hubungan Seksual Selama Kehamilan. SAKTI BIDADARI (Satuan Bakti Bidan Untuk Negeri), 5(1), 29–34. https://doi.org/10.31102/bidadari.2022.5.1.29-34

Published

05-07-2025

How to Cite

Dwipayanti, N. M. R., Wirata, I. N., Erawati, N. L. P. S., Ariyani, N. W., & Senjaya, A. A. (2025). Gambaran Indikasi Ibu Bersalin Dengan Tindakan Seksio Sesarea Di UPTD RSUD Gema Santi Nusa Penida Tahun 2024. Jurnal Berita Kesehatan, 18(1), 299–309. https://doi.org/10.58294/jbk.v17i1.279