Pemeriksaan Antenatale Care dan Pemberian Vitamin Fe di Posyandu Desa Boronglamu Kecamatan Arungkeke Jeneponto
DOI:
https://doi.org/10.58294/jpmgs.v2i3.221Keywords:
Edukasi Kesehatan, Antenatale Care, Vitamin Tablet Fe, AnemiaAbstract
Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dan pemberian tablet Fe sangat penting untuk mencegah anemia dan komplikasi kehamilan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan ANC dan pemberian tablet Fe. Hasil program menunjukkan peningkatan kesadaran ibu hamil sebesar 80%. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan kesadaran dan ketersediaan fasilitas kesehatan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengembangkan pengetahuan ibu hamil dengan penyuluhan edukasi/informasi pemeriksaan Antenatae Care dan pemberian tablet Fe yang merupakan salah satu upaya preventif dan promotif dalam mencegah anemia pada ibu hamil. Metode penyuluhan kegiatan menggunakan metode ceramah (penyuluhan) yang dirangkaikan dengan diskusi tanya jawab secara interaktif antara penyuluh dan peserta kegiatan dengan menggunakan powerpoint dan lembar leaftlet. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis pertanyaan-pertanyaan peserta sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan selanjutnya dan antusias peserta pada saat kegiatan berlangsung.
References
Aminin, F., & Dewi, U. (2020). Kepatuhan Ibu Hamil mengkonsumsi Tablet Fe di Kota Tanjung pinang tahun 2017. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwefery), 7(2), 285–292. Agustina, W. (2019). Perbandingan Kadar Hemoglobin pada ibu hamil yang mengkonsumsi tablet besi dengan dan tanpa Vitamin C di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Lama Tahun 2019. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan, 2(2), 76–87.
Apriyanti, F. (2019). Hubungan Status Gizi dengan Anemia. Jurnal Doppler Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 3(2), 18–21.
Birhanu, T. M., Birarra, M. K., & Mekonnen, F. A. (2018). Compliance to iron and folic acid supplementation in pregnancy, Northwest Ethiopia. BMC Research Notes, 11(1), 3–7. Fadlyatul F (2021) Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya Kehamilan dengan Penyuluhan Berbasis Media. https://scholar.google.com/citations
Darmawati, Laila, K., Kamil, H.,& Tahlil, T. (2018). Hubungan status sosial ekonomi dengan kejadian anemia difisiensi zat besi pada ibu hamil. Idea Nursing Journal, 9(3), 6–13.Izzara, W. A., Yulastri, A., Erianti, Z., Putri, M. Y., & Yuliana, Y. (2023). Penyebab, Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri (Studi Literatur). Jurnal Multidisiplin West Science, 2(12), 1051–1064. https://doi.org/10.58812/jmws.v2i12.81
Hijrawati (2022). Efek Pemberian Ekstrak Daun Kelor terhadap Kadar Kortisol wanita Prakonsepsi di Polut Takalar.
Kementerian kesehatan RI. (2018). Buku Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur. 6.
Kementerian kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia. Laporan Nasional SKI 2023, 1–68.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riskendas 2018. Laporan Nasional Riskesndas 2018, 44(8), 181–222. http://www.yankes.kemkes.go.id/assets/downloads/PMK No. 57 Tahun 2013 tentang PTRM.pdf
Kesehatan Indonesia. Laporan Nasional SKI 2023, 1–68.
Nurmasari, V., & Sumarni, S. (2019). Hubungan Keteraturan Kunjungan Antenatal Care dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil Trimester III di kecamatan Maron Probolinggo. Amerta Nutrition, 3(1), 4–7.
Ruwayda. (2016). Pelaksanaan Standar Pelayanan Antenatal oleh Bidan di Puskesmas Kota Jambi. Media Kesehatan Masyarakat, 12(2), 91–97
Septiani, W. (2017). Pelaksanaan Program Pemberian Tablet Zat Besi (Fe) pada ibu hamil. Journal Of Midwifery Science, 1(2), 86–92.
WHO. (2014). Global Nutrition Targets 2025: Anemia Policy Brief.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Fadlyatul Fajri, Hijrawati Hijrawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




