Analisis Pencegahan, Pengendalian Serta Dampak BBLR di Indonesia- Study Literature
DOI:
https://doi.org/10.58294/jbk.v17i2.215Keywords:
BBLR, Pencegahan, Pengendalian, DampakAbstract
BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah) merupakan kondisi ketika bayi lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram. Kondisi memiliki dampak buruk bagi bayi yang salah satunya yaitu dapat menjadi faktor penyebab terjadiny stunting dan mempengaruhi perkembangan serta pertumbuhan bati. Penelitian ini menjelaskan bagaimana Pencegahan, Pengendalian Serta Dampak BBLR di berbagai wilaya Indonesia yang berguna dalam menurunkan angka kejadian BBLR. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (literature study). Adapun kesimpulan dalam penelitian ini adalah Upaya pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pemberian pendidikan kesehatan sejak prakonsepsi hingga masa kehamilan, pengawasan terhadap risiko yang timbul dan pemantauan bayi terhadap suhu tubuh, pemberian gizi seimbang. Diharapkan pencegahan, pengendalian dan pemahaman dampak yang timbul menjadi prioritas bagi semua lintas sector.
References
Alamsyah Rajab, M. N., Haruna, N., Rahim, R., Darmawansyih, & Sewang, A. (2023). Pengendalian Kasus Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Dengan Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) Di Puskesmas Tamangapa Kota Makassar. CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 3(3), 168–177. https://doi.org/10.37148/comphijournal.v3i3.121
Amelia, R., Sartika, & Sidid, M. (2022). Faktor Risiko Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Kaluku Badoa Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 3(2), 220–230.
Bahrum, S. W., Hilmiah, & Belasa, S. J. (2023). Pengaruh Health Promotion Model ( HPM ) terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu tentang. XVI(2), 46–52.
Dhea, A., Salsabila, S., & Sulistyowati, A. D. (2021). Hubungan Faktor-Faktor Risiko Maternal Terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. COHESIN Universitas Muhammadiyah Klaten, 1, 131–139.
Erani Asri, Dary, & Rifa Tampubolon. (2023). Gambaran Perawatan pada Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 14(1), 79–88.
Kemenkes. (2023). Perawatan Bayi Prematur dan BBLR. https://www.kemkes.go.id/eng/rilis-kesehatan/upaya-pencegahan-bayi-lahir-prematur
Khayati, Y. N., & Sundari, S. (2019). Hubungan Berat Badan Lahir Dengan Pertumbuhan Dan Perkembangan. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 2(2), 58–63. https://doi.org/10.35473/ijm.v2i2.266
Mayasari, B., St, S., Kes, M., & Arismawati, D. F. (2022). Metode Kangguru Sebagai Aplikasi Mother Care Pada Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr). Rizmedia Pustaka Indonesia. www.rizmediapustakaindonesia.com
Novitasari, A., Hutami, M. S., Pristya, T. Y. R., Kesehatan, F. I., Pembangunan, U., & Veteran, N. (2020). Pencegahan Dan Pengendalian Bblr Di Indonesia: Systematic Review. Indonesian Journal of Health Development, 2(3), 175–182.
Pitriani, T., Nurvinanda, R., & Lestari, I. P. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Meningkatnya Kejadian Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Enelitian Perawat Profesional, 5(4), 1597–1608.
Santoso, H. B., Susiarno, H., & Hidayat, D. (2023). Pengaruh Faktor Risiko terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science, 6(3), 397. https://doi.org/10.24198/obgynia.v6i3.555
Sunarti, & Batrisya, A. (2019). Upaya Ibu Hamil Dalam Mencegah Bayi Berat Lahir Rendah Di Wilayah Uptd Kesehatan Kecamatan Sukorejo. Jurnal Keperawatan Malang, 4(2), 67–75.
Suryani, E. (2020). BBLR dan Penantalaksanaannya.
Utami, S., & Susilaningrum, R. (2024). Low-birth-weight scorecard for early prevention: the accuracy for predicting low-birth-weight infants based on maternal risk factor. Jurnal Ners, 19(1), 13–20. https://doi.org/10.20473/jn.v19i1.49729
Unicef. (2023). Low birthweight. UNICEF Data: Monitoring the situation of children and women. https://data.unicef.org/topic/nutrition/low-birthweight/.).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Sri Wahyuni Bahrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.






