PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP PENURUNAN NEUROPATIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR

Authors

  • Dg Mangemba Ilmu Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palu
  • abdullah abdullah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari
  • Alfrida Samuel Ra'bung Ilmu Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palu
  • Yuli Admasari Jurusan Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Palu

Keywords:

senam kaki, diabetes melitus, neuropatik

Abstract

Banyak penderita DM yang tidak memahami pelaksanaan perawatan kaki (foot self care) atau senam kaki dengan rutin, mengakibatkan peningkatan kasus amputasi pada penderita DM yang mengalami kaki diabetes dan Neuropatik. Tujuan penelirian ini adalah mengalisis pengaruh senam kaki terhadap neuropatik pada penderita DM tipe 2 di RSUD Labuang baji Makassar. Desain penelitian menggunakan pre eksperimental one group pre and post test design. Populasi penderita DM tipe 2 di RSUD Labuang Baji Makassar sejumlah 59 responden dengan pruposive sampling ditetapkan 32 responden sebagai sampel. Variabel independent adalah senam kaki dan variaber dependen adalah neuropatik. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi MNSI dan MDNS. Analisis menggunakan uji Fishte Exact sign dr test. Hasil penelitian sebelum dilakukan senam kaki sebagian besar mengalami masalah neuropatik sedang dan sebagian kecil  dan sebagian kecil mengalami neuropatik berat, setelah dilakukan senam kaki  sebagian besar menjadi neuropatik ringan yaitu 11 responden (34,3 %) sebagian kecil menjadi neuoropatik sedang yaitu  13 responden (40,6%) dan sebagian kecil yaitu 8 responden (25,0 %), tidak mengalami perubahan neuropatik berat  uji Fishte Exact sign r testp (0,003) <0,05 maka Ha diterima. Adapun kesimpulannya yaitu ada pengaruh senam kaki terhadap neuropatik pada penderita DM tipe 2 di RSUD Labuang Baji Makassar.

References

Alfiyah, Sri Widayati. Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Diabetes Melitus Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang Tahun 2010.

American Diabetes Association. Diabetes Care Volume 37. Supplement 1. Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus. 2012.

Fatmawati, Ari. Faktor Risiko Kejadian DM tipe-2 Pasien Rawat Jalan (Studi Kasus di Rumah Sakit Umum Daerah Sunan Kalijaga Demak). 2010.

Kementerian Kesehatan RI. Infodatin Situasi dan Analisis Diabetes. 2014.

Kemenkes RI. Petunjuk Teknis Pengukuran Faktor Resiko Diabetes Melitus. Kemenkes RI. 2010.

Kurniawaty, Evi, Yanita, et al. 2016. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe II. Jurnal Majority, Volume 5, Nomor 2, April 2016, hal. 27-31 32.

Mihardja, Laurentia. Faktor Risiko Terbesar dan Masalah Pengendalian Diabetes Melitus di Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat. Program Intensif Riset Terapan Badan Penelitian dan Pengemrangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2010.

Nangge M, Masi, Gresty, et al. 2018. Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomut Kota Manado. ejournal Keperawatan (e-Kp) Volume 6 Nomor 1, Mei 2018 33.

Nursalam. (2017b). Metodologi Penelitian Keperawatan (4th ed.). Jakarta: Salemba

Downloads

Published

30-06-2022

How to Cite

Dg Mangemba, abdullah, abdullah, Ra’bung, A. S., & Admasari, Y. (2022). PENGARUH SENAM KAKI TERHADAP PENURUNAN NEUROPATIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR. Jurnal Berita Kesehatan, 15(1). Retrieved from https://ojs.stikes.gunungsari.id/index.php/JBK/article/view/77

Issue

Section

Artikel